Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dinsos Kuningan Ungkap Polemik Data PBI JKN: 38 Ribu Warga Tercoret, Bupati Siap Lapor ke Kemensos

Dinsos Kuningan Ungkap Polemik Data PBI JKN: 38 Ribu Warga Tercoret, Bupati Siap Lapor ke Kemensos

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam acara “Ngopi Pagi” yang digelar di wilayah tiga Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Sosial, Dr. Toto Toharudin, M.Pd., menyampaikan keprihatinan serius terkait pencoretan 38.404 warga dari daftar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) oleh Kementerian Sosial. Padahal, saat ini ada 14.300 warga yang masih antre untuk masuk daftar tersebut.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, Bupati Kuningan sudah menjadwalkan kunjungan ke Kementerian Sosial dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Kamis ini, untuk memastikan solusi langsung dari pusat,” ujar Dr. Toto.

Langkah ini ditempuh agar data penerima bantuan tidak menjadi pemicu konflik sosial di desa-desa. Dr. Toto menambahkan, pada tahun 2024 jumlah warga yang masuk kategori Desil 1 (sangat miskin/miskin ekstrem) mencapai 43.795 orang, namun setelah dilakukan ground check, jumlahnya menurun menjadi 42.668 orang, atau turun 2,7%.

Sementara itu, Desil 2 (miskin) tercatat sebanyak 44.883 orang, dan kini turun menjadi 43.448, atau mengalami penurunan 3,24%. Namun, justru Desil 3 menunjukkan kenaikan, sedangkan Desil 4 menurun, dan Desil 5 kini tercatat 52.582 warga.

“Data dari Desil 1 dan 2 ini akan menjadi prioritas untuk masuk program Sekolah Rakyat. Kita pastikan pemerataan layanan bagi kelompok paling rentan,” tegasnya.

Terkait program bantuan sembako (BPMT), pihak Dinsos menegaskan masyarakat tidak keberatan, namun berbeda halnya dengan PBI JKN yang dinilai lebih krusial. Keresahan masyarakat mendorong Dinsos untuk mengupayakan solusi cepat bersama Bupati.

Dinsos juga telah menerima kunjungan dari BULOG dan BAPANAS. Bantuan lanjutan sebanyak 107 ribu orang akan segera diluncurkan bulan ini. Namun, Dr. Toto meminta penyalurannya tidak terburu-buru karena masih ada permasalahan data di tingkat desa.

Jika hanya mengacu pada data dari Kemensos, jumlah penerima bantuan sembako hanya mencakup 83 ribu warga dari Desil 1 dan 2. Sementara apabila mencakup hingga Desil 3, jumlah penerima seharusnya mencapai 135 ribu. Kekurangan inilah yang menjadi alasan penundaan sementara penyaluran bantuan, demi memastikan keakuratan dan keadilan distribusi.

“Kita berharap kunjungan ke Kemensos dan DJSN nanti bisa memberikan kepastian. Pemerintah daerah tidak tinggal diam melihat masyarakatnya resah,” pungkasnya. ( SEP )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • May Day Cup AGN Tennis Cup 2025 Siap Meriahkan Hari Buruh

    May Day Cup AGN Tennis Cup 2025 Siap Meriahkan Hari Buruh

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), turnamen AGN Tennis Cup 2025 siap digelar di Lapangan Korpri Kuningan pada tanggal 3 Mei 2025. Sebanyak ±64 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan akan ambil bagian dalam ajang ini, yang mempertandingkan kategori ganda putra dan ganda putri. Thank you for reading this post, don’t […]

  • Img 20250803 15035876

    Kirab Merah Putih: Langkah Penuh Makna dari Nol Kilometer hingga Linggarjati

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan, 3 Agustus 2025 —Dalam nafas pagi yang sarat harapan, saat mentari belum tinggi di cakrawala, Kabupaten Kuningan kembali menorehkan sejarah—bukan hanya dengan langkah, tapi dengan jiwa yang berkobar merah putih. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Memperingati 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan 527 tahun Hari Jadi Kuningan, Pemerintah Kabupaten […]

  • Whatsapp Image 2025 09 12 At 1.12.03 Pm 1

    Pengukuhan Bunda PAUD Kuningan: Langkah Tegas Menuju Generasi Emas

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Kuningan pada Jumat (12/9/2025), saat Hj. Ela Helayati, S.Sos., resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Kuningan bersama Pokja Bunda PAUD. Pengukuhan yang dipimpin Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menjadi penanda kuat komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi emas sejak usia dini. Thank you for reading this post, […]

  • Img 20250830 193016

    Panen Perdana 1.000 Melon di Lapas Kuningan, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan kembali menghadirkan terobosan positif melalui Kaligane Farm, lahan budidaya melon yang dikelola di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Pada Sabtu (30/8/2025), Lapas Kuningan sukses melaksanakan panen perdana 1.000 buah melon premium dan lokal, sebagai bagian nyata kontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional. Thank you for reading this post, […]

  • Img 20250812 182330

    “Telaga Biru & Sideland Kaduela Jadi Panggung Kreatif Lomba Video Wisata”

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Bangkitkan Semangat kemerdekaan dan rasa cinta daerah menyatu dalam perayaan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Kuningan ke-527 obyek Wisata Talaga Biru Cicerem dan SIDELAN Desa Kaduela, Menggelar Lomba Kreator Video Wisata bertajuk “Pesona Kaduela”. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Hal tersebut disampaikan Direktur Bundes Arya Kamuning Desa Kaduela […]

  • Jelahatv

    Esok ! Ketika Jabatan Disematkan dan Alam Menjadi Saksi Pelantikan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Di kaki alam yang hijau, di bawah naungan pepohonan yang tumbuh lebih lama dari usia jabatan, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersiap melantik para pejabatnya. Kebun Raya Kuningan bukan sekadar lokasi seremonial, melainkan ruang makna—tempat di mana kekuasaan semestinya diuji, bukan dirayakan. Bagi masyarakat Kuningan yang mewarisi kearifan leluhur Sunda, alam bukan latar kosong. Ia adalah […]

expand_less