Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 80 Tahun Merdeka, Kuningan Gelar Upacara Khidmat: Bupati Dian Ajak Warga Jadi Pahlawan di Bidangnya

80 Tahun Merdeka, Kuningan Gelar Upacara Khidmat: Bupati Dian Ajak Warga Jadi Pahlawan di Bidangnya

  • account_circle sep
  • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
  • comment 0 komentar

KUNINGAN – Suasana penuh khidmat menyelimuti Stadion Mashud Wisnusaputera pada Minggu pagi (17/08/2025), ketika ribuan masyarakat, ASN, pelajar, hingga unsur Forkopimda mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tingkat Kabupaten Kuningan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, tampil sebagai Inspektur Upacara. Puncak acara ditandai dengan bunyi sirene panjang tepat pukul 09.52 WIB, menggetarkan stadion kebanggaan warga Kuningan. Momentum itu seolah menghadirkan kembali semangat para pendiri bangsa yang 80 tahun silam memproklamasikan kemerdekaan dengan darah, air mata, dan pengorbanan yang tak terhitung.

1001771842
1001771842

Dalam pidato berapi-api, Bupati Dian mengingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar. Mengutip Bung Karno, ia menegaskan: “Kemerdekaan hanyalah jembatan emas. Di seberang jembatan itu, kita sempurnakan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.”

Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan 80 tahun kemerdekaan sebagai momentum untuk melahirkan pahlawan-pahlawan baru dalam bidangnya masing-masing.
“Jadilah ASN yang melayani dengan luar biasa, pengusaha yang berinovasi, petani yang naik kelas, pelaku UMKM yang mendunia, pelajar yang berkarakter, serta masyarakat yang rukun dan gotong royong. Jadilah pahlawan bagi keluarga, lingkungan, dan negeri ini,” tegas Bupati penuh semangat.

1001771840
1001771840

Ia menutup dengan pesan kearifan lokal Sunda: “Sacangreud pageuh sagolek pangkek” — satu ikatan kuat, satu tujuan bersama. Menurutnya, hanya dengan kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Kuningan akan semakin kuat dan melesat menuju kesejahteraan dan kemajuan.

Kesuksesan upacara ini juga ditandai dengan penampilan gemilang Paskibraka Kabupaten Kuningan yang mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kehormatan. Pada sore harinya, upacara penurunan bendera yang dipimpin Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., berlangsung lancar, melengkapi rangkaian peringatan HUT RI ke-80 dengan penuh makna.

  • Penulis: sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Rio BRICS 2025: Nafas Baru Tata Dunia dan Solidaritas Selatan

    Deklarasi Rio BRICS 2025: Nafas Baru Tata Dunia dan Solidaritas Selatan

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajhtvnews.com,- KTT BRICS ke-17 resmi digelar di Rio de Janeiro dengan mengusung tema “Memperkuat Kerja Sama Selatan-Global untuk Tata Kelola yang Lebih Inklusif dan Berkelanjutan”. Konferensi ini menghasilkan Deklarasi Rio, sebuah tonggak penting dalam upaya memperkuat solidaritas negara-negara berkembang di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Thank you for reading this post, don’t forget […]

  • Kadisdikbud Kuningan Apresiasi Film Pendek Karya SMP Negeri 1 Lebakwangi

    Kadisdikbud Kuningan Apresiasi Film Pendek Karya SMP Negeri 1 Lebakwangi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi terhadap film pendek edukasi berjudul Terang di Ujung Jalan, karya SMP Negeri 1 Lebakwangi. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Hal tersebut disampaikan Usai menyaksikan sekaligus melaunching film pendek edukasi di Teater Mini Edukatif ,Senin 25 […]

  • 100 Hari Kerja Bupati & Wabup Kuningan Saatnya Memberi Waktu Bukan Hanya Kritik

    100 Hari Kerja Bupati & Wabup Kuningan Saatnya Memberi Waktu Bukan Hanya Kritik

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Menjelang berakhirnya masa 100 hari kerja pertama Bupati Dr H.Dian Rachmat Yanuar ,MSi dan Wakil Bupati Kuningan, Hj Tuti Andriani, SH MH, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan, H. Harnida Darius, S.H., mengajak semua pihak untuk menyikapi capaian awal pemerintahan daerah dengan bijak dan konstruktif. Thank you for reading this […]

  • H.rokhmat Ardian Diteangan Para Odgj

    Reses Sarat Edukasi dan Air Mata Kemanusiaan, H. Rokhmat Ardiyan Kunjungi Rumah ODGJ Di Tambakbaya

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan – Momentum reses bukan sekadar agenda seremonial wakil rakyat, melainkan ruang batin untuk menyatukan nilai kebangsaan dengan denyut persoalan nyata masyarakat. Hal inilah yang terasa kuat dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar oleh Anggota MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat X, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., di Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten […]

  • Untuk Pertama Kalinya, Tim Sepak Bola Putri Kuningan Siap Berlaga di BK Porprov Jabar 2025

    Untuk Pertama Kalinya, Tim Sepak Bola Putri Kuningan Siap Berlaga di BK Porprov Jabar 2025

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com – KuninganUntuk pertama kalinya, Tim Sepak Bola Putri Kabupaten Kuningan bersiap mengikuti ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Jawa Barat 2025. Di bawah asuhan Manajer Sri Laela Sari, skuad putri ini membawa semangat baru dalam dunia olahraga daerah. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Sebanyak 30 pemain putri […]

  • Pembangunan Mesjid Edi Suhaedi Nanggela

    Ketika Kesuksesan Tak Lupa Asal: Masjid Edi Suhaedi Dibangun Sebagai Bentuk Penghormatan

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Di antara debu pembangunan dan lantunan doa yang kelak menggema, sebuah masjid kini perlahan berdiri. Bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan penanda sejarah tentang persaudaraan, pengorbanan, dan rasa terima kasih yang tak lekang oleh waktu. Masjid itu diberi nama Masjid Edi Suhaedi. Nama yang bukan diambil dari tokoh besar di buku sejarah, tetapi dari […]

expand_less