Warga Kuningan Disekap di Kamboja, Aksi Cepat Bupati–Kapolres dan Andi Gani Akan Membawa Mereka Pulang
- account_circle sep
- calendar_month Ming, 7 Des 2025
- comment 0 komentar

Bupati Dan Kapolres Kuningan Saat Konprensi Pers
KUNINGAN — Sebuah video berdurasi 2 menit 19 detik menggemparkan media sosial dan masyarakat Kabupaten Kuningan. Dalam video tersebut, terlihat seorang warga Kuningan, DN (25), asal Dusun Babakan Lor, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, bersama istrinya NAS (30) dan rekan-rekannya, memohon dengan nada penuh tekanan agar segera dipulangkan dari Kamboja.
Seruan “Kami ingin pulang, Pak. Mohon bantuannya,” terus diulang DN dan rombongan. Ekspresi ketakutan serta kondisi ruangan yang gelap membuat video itu cepat viral dan mendapat atensi luas dari publik.
Modus Tawaran Kerja Berujung Penyekapan
Informasi yang dihimpun menunjukkan DN berangkat ke Kamboja setelah menerima tawaran pekerjaan sebagai admin judi online atau slot. Namun sesampainya di sana, kondisi yang ditemui justru jauh berbeda dari janji awal. DN mengalami eksploitasi, kekerasan fisik, hingga pemukulan menggunakan batang besi setelah berusaha kabur. Ia mengalami luka serius di kepala dan kaki. NAS, sang istri, turut mengalami tekanan psikologis selama berada di lokasi tersebut.
Gerak Cepat Masyarakat Kuningan dan Aparat
Setelah video tersebut menyebar, Masyarakat Peduli Kuningan (MPK) langsung merespons. Melalui koordinasi yang dipimpin Dandim Kuningan, Letkol Inf Yusup, MPK segera menghubungi Pemda Kuningan, Polres Kuningan, serta Disnakertrans untuk mengambil langkah penyelamatan.
Instruksi cepat diberikan Bupati Kuningan dan Kapolres Kuningan. Keduanya langsung menjalin komunikasi intensif dengan tokoh nasional sekaligus putra daerah Kuningan, Andi Gani Nena Wea, SH., MH., yang kini menjabat Presiden Buruh KSPSI dan Penasehat Kapolri.
Andi Gani Berhasil Bebaskan Warga Kuningan
Melalui rangkaian koordinasi lintas negara, advokasi, serta diplomasi cepat, Andi Gani berhasil mengupayakan pembebasan para warga Kuningan yang disekap di Kamboja. Peran media lokal juga turut mendorong percepatan penanganan kasus ini.
Hanya dalam hitungan hari, para penyekap berhasil dilumpuhkan dan para korban berhasil dibebaskan.
Korban Dipastikan Pulang ke Indonesia
Kabar gembira ini diumumkan secara resmi dalam Konferensi Pers di Polres Kuningan, Minggu (7/12/2025). Pihak kepolisian dan pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh korban asal Kuningan kini dalam proses pemulangan dan pengawasan penuh.
Peristiwa ini menjadi pengingat kuat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama yang tidak jelas legalitasnya.
- Penulis: sep








