Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Beras Kuningan Melonjak, Kadis Wahyu Hidayah Tegaskan Ketahanan Pangan Kian Kokoh dan Petani Terlindungi

Produksi Beras Kuningan Melonjak, Kadis Wahyu Hidayah Tegaskan Ketahanan Pangan Kian Kokoh dan Petani Terlindungi

  • account_circle sep
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Sektor pertanian Kabupaten Kuningan kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah sekaligus penyangga pangan regional. Tren produksi beras yang terus menanjak dari tahun ke tahun menjadi penanda kuat bahwa pertanian Kuningan tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh secara konsisten dan terarah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pada tahun 2023, produksi beras Kabupaten Kuningan tercatat mencapai 224.593 ton dengan surplus sekitar 93.000 ton. Kinerja tersebut menguat pada tahun 2024 dengan produksi meningkat menjadi 225.995 ton dan surplus sebesar 93.070 ton. Capaian ini menjadi fondasi kokoh bagi lonjakan produksi pada tahun berikutnya.

Memasuki tahun 2025, sektor pangan Kuningan mencatat lompatan signifikan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyampaikan bahwa produksi beras daerah mencapai 254.124 ton, angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 1.225.493 jiwa dan kebutuhan konsumsi beras sebesar 134.191 ton per tahun, Kabupaten Kuningan kembali mencatat surplus beras sebesar 119.933 ton. Ini menunjukkan tren produksi yang sangat positif, stabil, dan aman untuk menopang kebutuhan masyarakat,” ujar Wahyu, Kamis (18/12/2025).

Lonjakan produksi tersebut ditopang oleh capaian luas tanam dan panen yang melampaui target. Hingga Musim Tanam (MT) 2024/2025 sampai MT 2025, realisasi luas tanam padi mencapai 64.185 hektare, dengan luas panen 64.188 hektare. Angka ini jauh melampaui target Provinsi Jawa Barat yang masing-masing menetapkan 52.975 hektare untuk luas tanam dan 50.817 hektare untuk luas panen.

Dari realisasi tersebut, produksi gabah Kabupaten Kuningan tercatat mencapai 396.388 ton, dengan produktivitas rata-rata 61,75 kuintal per hektare. Capaian ini mencerminkan efektivitas pengelolaan lahan serta meningkatnya produktivitas petani.

Wahyu menjelaskan, tren positif ini merupakan hasil sinergi antara kondisi agroklimat yang mendukung dan kebijakan pertanian yang konsisten. Pola kemarau basah dengan curah hujan relatif stabil mendorong peningkatan indeks pertanaman, sehingga petani memiliki peluang panen lebih dari dua kali dalam setahun.

“Dalam kondisi tertentu, petani bahkan dapat melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun. Ini menjadi faktor penting peningkatan produksi tanpa harus membuka lahan baru,” jelasnya.

Selain faktor iklim, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong peningkatan produksi melalui optimalisasi lahan pertanian, pengembangan irigasi pemompaan dari sumber air sungai, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta bantuan stimulan pengelolaan lahan untuk mempercepat penambahan luas tanam dan panen.

Capaian ini pun mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten Kuningan memperoleh apresiasi dari Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan produksi padi di Jawa Barat. Secara regional, produksi padi Jawa Barat tahun 2025 tercatat mencapai 10,2 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), sementara produksi nasional mencapai 60,37 juta ton GKG.

“Kontribusi ini menegaskan bahwa Kuningan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional,” kata Wahyu.

Di tengah kondisi surplus, Diskatan memastikan stabilitas harga gabah tetap terjaga dan berpihak pada petani. Sebagian hasil panen disimpan di gudang petani dan dilepas ke pasar secara bertahap agar tidak menekan harga. Ditambah kebijakan penyerapan gabah oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram GKP, harga gabah di tingkat petani tetap stabil dan menguntungkan.

“Kami memastikan peningkatan produksi berjalan seiring dengan perlindungan pendapatan petani,” tegas Wahyu.

Dengan produksi yang terus meningkat, surplus beras yang terkelola dengan baik, serta kebijakan perlindungan harga yang konsisten, Kabupaten Kuningan semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah penyangga pangan strategis yang mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani

  • Penulis: sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH Sidak Ke Beberapa OPD

    Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH Sidak Ke Beberapa OPD

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., MKn melakukan sidak ke beberapa organisasi perangkat daerah Kabupaten Kuningan, Amih Tuti, sapaan akrab Wakil Bupati tersebut adalah dalam rangka melakukan peninjauan, kunjungan, pengenalan sekaligus mendengarkan aspirasi dari berbagai unsur masyarakat.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! OPD yang mendapat kunjungan antara lain Badan Kepegawaian dan […]

  • Diskusi Warung Rakyat

    Warung Rakyat : Kuningan Lestari Mimpi Atau Asli ?

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Isu lingkungan kembali menjadi sorotan dalam diskusi publik bertajuk “Warung Rakyat: Kuningan Lestari, Asli atau Mimpi?” yang digelar di Saung Kopi Hawu, Jalan Ir. Soekarno, Cigintung, Kuningan, Sabtu (1/11/2025).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Warung Rakyat ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Federik […]

  • Acara Milangkala Ke 20 Bank Kuningan

    Ulang Tahun ke-20, BPR Kuningan Mantapkan Langkah Menjadi Bank Daerah Modern

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Memasuki usia dua dekade, Perumda BPR Kuningan meneguhkan langkah baru menuju transformasi sebagai lembaga keuangan daerah yang modern, profesional, dan berdaya saing tinggi. Puncak peringatan HUT ke-20 yang dikemas dalam family gathering di Lapangan Mini Soccer Royal Horse, Lingkar Timur Ancaran, Minggu (23/11/2025), menjadi momentum penting bagi Bank Kuningan untuk melakukan akselerasi perubahan […]

  • Sisi lain Kehadiran Gubernur KDM Seruan Karuhun dari Tanah Galuh Purba

    Sisi lain Kehadiran Gubernur KDM Seruan Karuhun dari Tanah Galuh Purba

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 2Komentar

    jelajahtvnews.com, Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kuningan, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang dikemas dalam agenda Abdi Ngandi Nganjang Ka warga, tak hanya melaksanakan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Ia hadir membawa sesuatu yang lebih dalam: menyambung kembali sabda karuhun dan napas budaya Sunda yang mengakar di tanah ini.Thank you for reading this post, […]

  • Hari Ini KDM Kunjungi Bumi Aki  Hingga Rumah  Bimasakti Bogor

    Hari Ini KDM Kunjungi Bumi Aki Hingga Rumah Bimasakti Bogor

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kehadiran Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, hari ini di istana batu tulis untuk melakukan kunjungan sekaligus meninjau langsung dampak bencana yang terjadi baru-baru ini. Senin 14 April 2025.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam menangani dan memitigasi bencana di wilayah tersebut. […]

  • Jelajahtv

    Reformasi Birokrasi Melesat, BKN Percayakan Manajemen Talenta untuk Kuningan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kabupaten Kuningan kembali mencatat sejarah penting dalam reformasi birokrasi. Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi menerbitkan Keputusan Kepala BKN Nomor 688 Tahun 2025 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, tertanggal 30 September 2025.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Dengan persetujuan ini, Kuningan menjadi salah satu daerah […]

expand_less