Bupati Dian Tegaskan Olahraga Inklusif, Atlet Disabilitas Kuningan Siap Berlaga di Peparda 2026
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- comment 0 komentar

Atlit Disabilitas
jelajahtvnews.com,- Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, ke pemusatan latihan atlet disabilitas yang tengah bersiap menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026 di Indramayu.
Kegiatan berlangsung di Stadion Mashud Wisnusaputra, Selasa, 30 Desember 2025.
Didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan beserta jajaran, pengurus NPCI Kabupaten Kuningan, perwakilan KONI, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kuningan, Bupati menyapa langsung para atlet yang telah lolos seleksi Peparda 2026.
Suasana latihan yang awalnya berlangsung serius dan penuh konsentrasi mendadak berubah hangat. Para atlet secara spontan menyambut kehadiran Bupati dengan panggilan “Bapa Urang”. Seruan itu menggema alami, mencerminkan kedekatan emosional serta rasa percaya para atlet kepada pemimpin daerahnya. Momen tersebut menjadi simbol kuat bahwa dukungan pemerintah benar-benar hadir hingga ke lintasan dan arena latihan.
Dalam arahannya, Bupati Dian menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para atlet disabilitas Kuningan. Ia menegaskan bahwa proses seleksi yang telah dilewati merupakan bukti ketangguhan mental dan fisik para atlet.
“Ananda semua telah terpilih melalui proses yang tidak mudah. Karena itu saya titip satu hal: terus berlatih, berlatih, dan berlatih. Proses tidak akan pernah mengkhianati hasil,” ujarnya penuh semangat.
Bupati juga mengingatkan bahwa persaingan di Peparda Jawa Barat 2026 akan berlangsung ketat, namun bukan alasan untuk gentar. Pemerintah daerah, kata dia, menaruh harapan besar agar Kuningan mampu mencatatkan prestasi membanggakan.
Suasana semakin mengharukan ketika salah satu atlet maju dan mempersembahkan lagu dengan suara emasnya. Lantunan sederhana namun penuh penghayatan membuat seluruh hadirin terdiam, sebelum akhirnya tepuk tangan panjang menggema. Momen tersebut menegaskan bahwa keterbatasan fisik sama sekali tidak membatasi bakat, keberanian, dan rasa percaya diri.
Menanggapi panggilan “Bapa Urang”, Bupati Dian menyebutnya sebagai amanah moral.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hadir sebatas seremoni, melainkan harus konsisten memastikan kebutuhan atlet terpenuhi. Bupati juga membuka ruang aspirasi agar kendala dan kebutuhan selama masa persiapan segera disampaikan melalui Disporapar maupun pengurus NPCI.
Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Kuningan Wibawa Gumbira menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari Bupati. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi suntikan motivasi besar bagi para atlet dan pelatih dalam mematangkan persiapan menuju Peparda 2026.
Sejumlah atlet disabilitas Kuningan yang tengah menjalani persiapan di antaranya Indah Khoirunisa, Dea Nurwidiati, Tita Puspitasari, Yayu Alpiah, Mimin Aminah, Syarif Hidayat, Irma Meisani, dan M. Gilang Maulana, serta atlet lainnya yang akan berlaga di cabang atletik, catur, tenis meja, bulu tangkis, dan renang.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, pembinaan yang terarah, serta penguatan mental bertanding, Kabupaten Kuningan optimistis mampu menorehkan prestasi gemilang pada Peparda Jawa Barat 2026 di Indramayu.
- Penulis: Admin







