Desa Jagara Sambut Anugerah Gapura Sri Baduga, Dorong Penataan Desa Berbasis Ekonomi Budaya dan Pariwisata
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar

Kades Jagara Umar Hidayat
jelajahtvnews.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggulirkan Program Anugerah Gapura Sri Baduga dan Anugerah Gapura Pancawaluya sebagai ajang kompetisi tahunan untuk mengapresiasi kinerja, estetika, serta tata kelola desa dan kelurahan di seluruh Jawa Barat.
Program ini menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendorong penataan wilayah yang tertib, indah, dan berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.
Program Anugerah Gapura Sri Baduga tidak sekadar menilai keindahan fisik lingkungan desa, tetapi juga menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek pembangunan desa, mulai dari kesehatan, ekonomi, pendidikan, sosial, hingga tata kelola pemerintahan.
Selain itu, program ini bertujuan memperkuat semangat gotong royong masyarakat serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan leluhur sebagai identitas desa.
Kepala Desa Jagara, Kecamatan Darma, Umar Hidayat, menyambut positif pelaksanaan Anugerah Gapura Sri Baduga. Menurutnya, program ini menjadi momentum penting bagi Desa Jagara dalam menata wajah desa menuju pembangunan yang lebih tertib, aman, dan berdaya saing di tahun 2026.
“Gapura Sri Baduga tidak kami maknai sekadar simbol atau aksesori desa. Gapura merupakan wujud kecintaan masyarakat terhadap leluhur dan budaya Jawa Barat, sekaligus berfungsi sebagai elemen pendukung sistem keamanan desa,” ujar Umar Hidayah.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Jagara berencana melakukan penataan ulang keberadaan gapura desa agar benar-benar berfungsi sebagai pintu gerbang utama wilayah desa. Penataan tersebut akan mengedepankan desain bernuansa budaya Jawa Barat yang merepresentasikan identitas dan karakter lokal Desa Jagara.
Penataan Anugerah Gapura Sri Baduga ini sejalan dengan visi “Jagara Berseka”, yang bermakna Bersinergi, Sehat, Aman, dan Agamis. Visi tersebut menjadi landasan Pemerintah Desa Jagara dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif masyarakat, khususnya sektor UMKM dan pariwisata.
Dalam mendukung pertumbuhan UMKM, pemerintah desa akan melakukan penataan ulang terhadap pedagang yang selama ini beraktivitas di halaman Kantor Desa Jagara. Sebagian pelaku UMKM akan direlokasi ke kawasan food court di samping Bale Desa serta ke sejumlah titik strategis lain yang telah disiapkan, termasuk area kantong parkir.
Langkah ini diambil agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, namun lebih tertata rapi dan tidak mengganggu keindahan panorama alam Waduk Darma yang menjadi ikon wisata kawasan tersebut.
Selain itu, penataan juga akan dilakukan pada Taman Desa Jagara, aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikelola oleh Pemerintah Desa Jagara.
Kawasan ini berfungsi sebagai pusat kuliner masyarakat sekaligus memiliki dermaga khusus bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata air mengelilingi Waduk Darma. Keberadaan taman desa diharapkan menjadi daya tarik wisata unggulan yang mampu mendorong perekonomian lokal.
Bagi pedagang UMKM yang saat ini berjualan di pinggir jalan, pemerintah desa memastikan akan melakukan relokasi ke lokasi yang telah ditentukan. Penataan ini dilakukan demi menjaga keselamatan lalu lintas,
kenyamanan pengguna jalan, serta keindahan visual kawasan wisata.
Di sektor pariwisata, Desa Jagara juga memiliki kawasan Wisata Ekopark yang berfungsi sebagai destinasi wisata sekaligus resto. Kawasan ini dikelola oleh pihak swasta dan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jagara melalui BUMDes, termasuk pengelolaan objek wisata DT Tri.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian bersama, khususnya terkait penanganan eceng gondok dan keramba jaring apung di perairan Waduk Darma. Keberadaan eceng gondok yang semakin meluas serta keramba yang belum tertata dinilai mengganggu keindahan dan kenyamanan kawasan wisata.
Pemerintah Desa Jagara berharap adanya dukungan dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala desa secara terbuka mengajak Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah, serta jajaran terkait untuk turun langsung ke Desa Jagara guna berdiskusi dan mencari solusi bersama terkait penanganan eceng gondok serta penataan ulang keramba jaring apung.
Melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah provinsi, Desa Jagara optimistis mampu mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, berbudaya, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Admin







