Perkuat Sinergi Daerah, Lapas Kuningan Perkenalkan Peci Peupeujeuh Karya Warga Binaan
- account_circle sep
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- comment 0 komentar

Kalapas Bersama Kadis Putr Kuningan
KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui penguatan sinergi dengan instansi pemerintah daerah. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pengenalan produk unggulan hasil karya Warga Binaan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kuningan, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas PU Kabupaten Kuningan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, Kepala Dinas PU Kabupaten Kuningan, Kasi Giatja Lapas Kelas IIA Kuningan, serta jajaran staf Lapas Kuningan.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pembinaan Warga Binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan
memperkenalkan peci peupeujeuh, produk khas hasil karya Warga Binaan yang mengusung nilai kearifan lokal Kabupaten Kuningan. Produk ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga pelestarian budaya daerah.
Selain memperkenalkan produk, pihak Lapas juga memaparkan proses pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan melalui kegiatan kerja yang terstruktur dan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan, etos kerja, serta kesiapan Warga Binaan dalam menghadapi kehidupan mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kuningan dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berdampak nyata.
“Pembinaan di Lapas tidak hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga tentang menyiapkan bekal keterampilan yang bernilai ekonomi. Peci peupeujeuh ini adalah salah satu wujud nyata hasil pembinaan kemandirian yang kami kembangkan,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi sambutan positif dari Dinas PU Kabupaten Kuningan dan berharap sinergi yang terjalin dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret, baik dalam promosi produk maupun pelaksanaan pelatihan keterampilan teknis bagi Warga Binaan.
“Kolaborasi ini kami harapkan mampu membuka ruang yang lebih luas agar hasil karya Warga Binaan semakin dikenal dan memberikan manfaat nyata bagi mereka,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Dinas PU Kabupaten Kuningan menyampaikan apresiasi terhadap kualitas produk peci peupeujeuh yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan serta dipromosikan di lingkungan Pemerintah Daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang pemberdayaan Warga Binaan dan penguatan UMKM Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada kemandirian, sebagai bagian penting dari proses reintegrasi sosial Warga Binaan ke tengah masyarakat.
- Penulis: sep







