Retreat : Merajut Integritas dan Empati dalam Pelayanan Kesehatan Kuningan
- account_circle sep
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Bupati Kuningan
KUNINGAN — Di antara rimbun pepohonan Pasir Batang yang tenang, pelayanan kesehatan dibicarakan bukan sekadar sebagai urusan prosedur dan angka. Di sanalah Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menanamkan pesan bahwa kesehatan adalah soal kepemimpinan yang jujur, keberanian mengambil keputusan, dan ketulusan melayani manusia.
Pesan itu mengalir saat Bupati membuka sekaligus menjadi narasumber Workshop Penguatan Sinergitas Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Tahun 2026, yang dikemas dalam suasana retreat di Buper Pasir Batang, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Jumat (23/1/2026). Sebuah ruang hening yang sengaja dipilih untuk menajamkan kembali nurani para pemimpin layanan kesehatan.
Di hadapan para Kepala UPTD Puskesmas, Kepala Labkesda, dan pengelola Gudang Farmasi, Bupati Dian mengurai makna kepemimpinan sebagai inti dari seluruh gerak organisasi.
“Inti organisasi adalah manajemen, inti manajemen adalah kepemimpinan, dan inti kepemimpinan adalah pengambilan keputusan,” tuturnya, menegaskan bahwa keberanian mengambil sikap di tengah tekanan adalah ujian sejati seorang pemimpin.
Lebih jauh, Bupati mengingatkan bahwa wajah pemerintah daerah sesungguhnya terlihat dari ruang-ruang pelayanan. Dari cara petugas menyapa, mendengar keluhan, hingga menghadirkan empati bagi mereka yang datang dalam kondisi paling rapuh.
Layanilah masyarakat dengan nurani, dengan tulus, dan penuh empati. Jangan berhenti pada teknis, sentuhlah sisi kemanusiaannya,” pesannya, lirih namun tegas.
Dalam era keterbukaan informasi, Dian juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi. Pengelolaan anggaran harus bersih, data kesehatan harus sahih, dan integritas ASN harus dijaga tanpa kompromi.
Integritas adalah harga mati. Satu kesalahan kecil di era media sosial bisa berubah menjadi krisis kepercayaan yang besar,” ujarnya mengingatkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menyampaikan bahwa retreat ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih hangat dan hubungan emosional yang kokoh antarunit layanan kesehatan.
“Dengan komunikasi yang kondusif, koordinasi akan semakin kuat dan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Melalui retreat ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan menanam harapan: lahirnya sinergi yang tidak sekadar administratif, kepemimpinan yang berakar pada integritas, serta pelayanan kesehatan yang profesional—namun tetap manusiawi, hadir bukan hanya untuk menyembuhkan tubuh, tetapi juga menjaga martabat dan harapan masyarakat.
- Penulis: sep








