Kuningan Siap Mendunia, Linggarjati Jadi Pintu Diplomasi Pariwisata Internasional
- account_circle Sep
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Deputi Kementerian Pariwisata Ri Foto Bersama
KUNINGAN – Kabupaten Kuningan semakin menegaskan posisinya sebagai destinasi pariwisata unggulan Jawa Barat Utara. Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan dukungan Kementerian Pariwisata RI, Kuningan diproyeksikan menjadi pusat promosi destinasi berbasis sejarah, budaya, dan alam berkelas internasional.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Famtrip Hari Ke Dua
Tim Penyelenggara 3i Mice Travel Center, Iin Indriani, menyampaikan bahwa kegiatan promosi dan business matching pariwisata yang digelar di kawasan Linggarjati menjadi momentum penting memperkenalkan potensi Kuningan kepada pasar nasional hingga global.
“Kuningan memiliki cerita, kekuatan alam, dan sejarah yang sangat unik. Ini bukan hanya destinasi wisata, tapi juga ruang diplomasi dan peradaban,” ujarnya.
Kemenpar RI Dorong Konten Global untuk Kuningan
Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Internasional Kementerian Pariwisata RI, Dedi Ahmad Kurnia, menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat untuk mendukung promosi Kuningan di pasar internasional.
Ia mengungkapkan kedekatan personal dengan kawasan Linggarjati yang memiliki nilai sejarah tinggi, khususnya sebagai lokasi Perundingan Linggarjati yang hingga kini masih autentik dan relevan secara global.
“Kami di Kementerian sangat membutuhkan konten kesiapan produk dan destinasi daerah. Kuningan punya modal sangat kuat, mulai dari aksesibilitas, amenitas, hingga atraksi. Tinggal kita kemas dan kolaborasikan,” jelasnya.

Poto Bersama Dengan Para Buyer
Dedi juga menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata memiliki jaringan promosi internasional dengan dukungan hingga 19 bahasa dunia, yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat branding Kuningan sebagai destinasi unggulan Indonesia.
Linggarjati, Simbol Sejarah dan Diplomasi Dunia
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Asep Budi Setiawan, menyebut Linggarjati sebagai aset pariwisata diplomasi yang langka dan bernilai tinggi.
“Jika berbicara sejarah perundingan, Meja Bundar di Belanda sudah jauh dan sulit dijangkau. Kapal Renville sudah tidak ada. Tapi Linggarjati masih berdiri utuh di Kuningan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati telah menetapkan pariwisata sebagai prioritas utama pembangunan, disusul sektor pertanian, sebagaimana tertuang dalam RPJMD daerah.
Daya Tarik Pelaku Wisata Nasional dan Internasional
Kegiatan promosi ini dihadiri oleh pelaku usaha perjalanan wisata dari Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga luar negeri, termasuk perwakilan komunitas internasional dan pelaku industri hotel di Jawa Barat.
Asep menilai, antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa Kuningan memiliki daya saing tinggi dibanding daerah lain di Jawa Barat.
“Bahkan rekan-rekan GM hotel di Jawa Barat mengakui, Kuningan lebih maju dalam pengelolaan dan konsep pariwisatanya,” ungkapnya.
Kuningan, Destinasi Lengkap dan Siap Dijual ke Dunia
Dengan kekuatan alam kaki Gunung Ciremai, kekayaan budaya, sejarah internasional Linggarjati, serta dukungan infrastruktur dan pelaku industri pariwisata, Kuningan dinilai siap menjadi destinasi unggulan Indonesia di mata dunia.
Kolaborasi antara 3i Meice Travel Center, Pemerintah Daerah, dan Kementerian Pariwisata RI diharapkan menjadi langkah awal konkret menuju promosi pariwisata Kuningan yang berkelanjutan dan berkelas internasional.
- Penulis: Sep