Retreat Pejabat Eselon III A Pemda Kuningan, Bupati Tekankan Integritas dan Sinergi Birokrasi
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sambutan Wamendagri Di Pembukaan Retret
Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar Retreat Pejabat Eselon IIA di lingkungan Pemda Kuningan, yang berlangsung mulai Jumat, 6 Februari 2026, sebagai upaya penguatan kepemimpinan, integritas, dan sinergi birokrasi daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Pembukaan Retret Pemda Kuningan
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Wakil Bupati Kuningan, jajaran pejabat eselon, serta Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol (Purn) Dr. Ahmad Wiyagus, Sik, MSi ,MM yang memberikan arahan dan penguatan kebijakan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan formal, melainkan menjadi sumber inspirasi, peneguhan arah, sekaligus energi moral bagi jajaran Pemda Kuningan.
“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi penanda penting bahwa langkah-langkah pembangunan di daerah tidak berdiri sendiri. Pemerintah daerah adalah bagian utuh dan tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Bupati.

Wamendagri Dan Jajaran Forkopimda
Bupati menegaskan bahwa retreat yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan penerjemahan nilai dan kebijakan nasional ke dalam praktik kepemimpinan daerah. Para pejabat eselon diharapkan mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga mampu mengorganisir, memobilisasi, dan menggerakkan seluruh jajaran aparatur demi terwujudnya pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menekankan tiga nilai utama yang harus menjadi fondasi birokrasi, yakni integritas, adaptivitas, dan sinergitas.
Menurutnya, integritas adalah pondasi utama dalam tata kelola pemerintahan.
“Sebagus apa pun sistem, aturan, dan program, tanpa integritas yang kuat, semuanya akan rapuh. Integritas adalah pondasi, ibarat rumah tanpa pondasi akan mudah runtuh,” tegasnya.
Selain integritas, Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, tidak ada pemimpin yang dapat bekerja sendiri.
“Kita harus bergerak bersama, berirama, dan berkolaborasi. Persoalan sederhana pun akan sulit diselesaikan tanpa sinergi, apalagi persoalan besar,” tambahnya.
Melalui retreat ini, Bupati berharap arahan Wakil Menteri Dalam Negeri dapat menjadi kompas kebijakan bagi Pemda Kuningan, sehingga setiap keputusan dan program yang diambil senantiasa sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional.
Dengan keselarasan tersebut, Kabupaten Kuningan diyakini mampu memberikan kontribusi nyata, sekecil apa pun, dalam konteks pembangunan nasional yang lebih luas.
- Penulis: Admin