Benarkah Ikan Dewa Cibulan Berkurang Saat Air Dikuras? Inilah Faktanya
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ikan Dewa Cibulan Nyaris Atak Terlihat
Kuningan – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, Kawasan Obyek Wisata Cibulan, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, melakukan pembenahan menyeluruh demi meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Kolam Ikan Saat Dikuras
Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan adalah pengurasan kolam. Namun, muncul pertanyaan dari sebagian masyarakat dan wisatawan: benarkah jumlah Ikan Dewa Cibulan berkurang saat air kolam dikuras?
Selaku Pengelola Obyek Wisata Cibulan, Iwan Waryono, saat ditemui media JelajahTVNews menjelaskan bahwa kegiatan pengurasan bukanlah hal baru, melainkan rutinitas yang telah dilakukan secara berkala.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Ramadhan kami selalu melakukan berbagai pembenahan untuk menyambut wisatawan, khususnya menjelang Lebaran. Salah satunya adalah pengurasan kolam untuk menjaga sirkulasi air dan kebersihan habitat ikan dewa,” ujarnya.
Rutin Dua Minggu Sekali, Demi Kelestarian
Iwan menegaskan bahwa pengurasan kolam dilakukan setiap dua minggu sekali. Tujuannya bukan hanya menjaga kejernihan air, tetapi juga membersihkan lumut dan jamur yang berpotensi mengganggu ekosistem alami ikan dewa.
Saat air dikuras, memang terlihat jumlah ikan di permukaan seolah berkurang. fenomena tersebut merupakan hal yang alami dan terkadang aneh.
“Ketika air surut, ikan memang terlihat sediikit Tapi ketika air kembali penuh, mereka akan berkumpul kembali seperti biasa,
Dan Fenomena ini menjadi sebuah
Anugerah Alam dan Nilai Spiritual
Lebih jauh ujarnya.

Kolam Ikan Saat Dikuras
Iwan menyampaikan bahwa keberadaan Ikan Dewa Cibulan bukan sekadar daya tarik wisata, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan spiritual yang melekat kuat dalam kearifan lokal masyarakat.
“Inilah anugerah dari Yang Maha Kuasa terhadap alam dan wisata Cibulan. Tinggal bagaimana kita merawat dan menjaganya sebagai warisan leluhur dan kearifan lokal desa,” ungkapnya.
Cibulan dikenal memiliki daya tarik tidak hanya dari sisi alam yang jernih dan asri, tetapi juga cerita sejarah dan nilai spiritual yang menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan religi.
Siap Sambut Wisatawan Ramadhan dan Lebaran
Dengan pembenahan yang dilakukan, pengelola memastikan bahwa kawasan wisata Cibulan siap menyambut lonjakan pengunjung selama Ramadhan hingga libur Lebaran.
Kebersihan kolam, kenyamanan area wisata, serta kelestarian Ikan Dewa sebagai ikon utama menjadi prioritas utama pengelolaan.
Melalui langkah perawatan rutin ini, Obyek Wisata Cibulan tidak hanya menjaga kualitas pelayanan, tetapi juga memperkuat pesan edukatif bahwa pelestarian alam harus dilakukan secara konsisten dan bertanggung jawab.
Cibulan bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga ruang refleksi spiritual tentang harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
- Penulis: Admin
