Andi Gani Serukan Penguatan Upah Layak dan Perlindungan Buruh ASEAN, Dukung Visi Indonesia Emas 2045
- account_circle Admin
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Agn Saat Menerima Penghargaan
Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan pentingnya perjuangan kesejahteraan pengupahan bagi pekerja di seluruh kawasan ASEAN. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat dewan serikat pekerja negara-negara ASEAN yang diikuti perwakilan 10 negara dengan total sekitar 20 juta pekerja.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Presiden Asiantuc Saat Rapat Buruh Asean
Menurut Andi Gani, kesejahteraan buruh tidak hanya berkaitan dengan besaran upah, tetapi juga menyangkut keberanian serikat pekerja dalam melakukan pengawasan dan advokasi terhadap perusahaan. Ia menyebut, masih ada perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya, meskipun tidak sedikit pula yang telah menjalankan aturan dengan baik.
“Kesejahteraan pengupahan di kawasan ASEAN menjadi perhatian utama. Serikat pekerja harus terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan, sekaligus membangun kemitraan yang sehat demi terciptanya keadilan bagi pekerja,” ujarnya.
Rapat tersebut juga menjadi momentum penting dalam mencegah pengiriman tenaga kerja ilegal serta mendorong terciptanya sistem pengupahan yang layak dan manusiawi. Langkah ini dinilai strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di kawasan ASEAN.

Andi Gani Nena Wea Sh Mh
Lebih jauh, Andi Gani menegaskan bahwa penguatan perlindungan buruh merupakan bagian dari dukungan terhadap visi besar Indonesia Emas 2045, di mana pekerja menjadi modal utama pembangunan bangsa. Selain peningkatan kesejahteraan, pengembangan kompetensi tenaga kerja dan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk peran guru, menjadi fokus penting dalam membangun generasi unggul.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolri Jendral Polisi, Drs. Listyo Sigit Prabowo, serta berbagai perwakilan serikat pekerja dari Indonesia dan organisasi buruh internasional. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan tenaga kerja dan menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan.
Momentum ini sekaligus menjadi sumber motivasi bahwa perjuangan buruh bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi juga untuk masa depan generasi mendatang, demi terwujudnya kesejahteraan bersama di tingkat nasional maupun regional ASEAN
- Penulis: Admin
