Gerakan Pangan Murah Ramadan Diserbu Warga Haur Kuning
- account_circle Admin
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Harga Terkendali Warga Tenang Gpm Dirahmati Jadi Instrumen Strategis Pengendali Inflasi Di Bulan Suci 1771844145
KUNINGAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran, memicu antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Harga yang ditawarkan terbilang sangat kompetitif. Beras medium dijual Rp12.000 per kilogram dari harga pasar Rp14.900. Gula pasir Rp15.000 dari Rp18.000 per kilogram. Telur ayam turun signifikan menjadi Rp29.000 dari Rp36.000 per kilogram. Bahkan daging sapi dijual Rp120.000 per kilogram, lebih rendah dari harga pasar Rp135.000.
Komoditas lain seperti daging ayam, bawang merah, bawang putih, hingga aneka cabai juga mengalami selisih harga antara Rp4.000 hingga Rp8.000 per kilogram dibanding harga pasar.
Kondisi ini membuat sebagian besar komoditas terjual habis dalam waktu relatif singkat. Tingginya animo masyarakat mencerminkan besarnya kebutuhan sekaligus apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan.
Tak hanya transaksi jual beli, suasana kegiatan juga terasa hangat dan humanis. Kepala Dinas turut berbaur dengan warga, bahkan membagikan sembako kepada masyarakat yang mampu menjawab pertanyaan spontan, menciptakan kedekatan antara pemerintah dan rakyat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Wahyu, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi pembangunan daerah Kuningan MELESAT, di bawah kepemimpinan Bupati Dian dan Wakil Bupati Tuti.
Menurutnya, stabilitas pangan menjadi fondasi penting bagi kemajuan ekonomi daerah, pemberdayaan petani, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.
“Ketika harga terkendali dan distribusi berjalan adil, maka ekonomi daerah bergerak lebih sehat. Inilah wujud Kuningan MELESAT di sektor pangan,” tegas Wahyu.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar menjaga angka statistik, tetapi memastikan dapur masyarakat tetap berasap, daya beli terjaga, dan stabilitas ekonomi daerah tetap kuat sepanjang Ramadan.
- Penulis: Admin
