Tiga Kali Digelar, GPM Kuningan Salurkan Hampir 20 Ton Pangan
- account_circle Admin
- calendar_month 22 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kadis Pertanian Saat Berada Di Gpm
KUNINGAN – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan Inflasi) yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan membawa berkah nyata bagi masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Wabub Dan Jajaran Forkopimcam
Hingga pelaksanaan ketiga pada Rabu (25/2/2026), program ini sukses menyalurkan hampir 20 ton bahan pangan pokok, membantu warga memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadan dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Seda, Kecamatan Mandirancan; Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang; dan Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan, disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi hari, warga telah memadati lokasi demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih hemat dibandingkan harga pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa setiap lokasi mampu menyalurkan sekitar 6 hingga 7 ton komoditas.
“Dalam tiga kali pelaksanaan ini, total komoditas yang terjual mendekati 20 ton. Antusiasme warga sangat tinggi, terutama beras, minyak goreng, dan telur ayam,” ujarnya.
Selain tiga komoditas utama tersebut, gula pasir, daging ayam, daging sapi, serta bawang merah dan bawang putih juga menjadi pilihan masyarakat. Pemerintah menyediakan hingga 3 ton beras per lokasi, minyak goreng 300 liter, telur ayam 250 kilogram, daging sapi 250 kilogram, gula pasir 200 kilogram, serta berbagai komoditas hortikultura seperti cabai dan sayuran.
Salah seorang warga Desa Kasturi, Ibu Inah, mengungkapkan rasa syukur atas adanya program tersebut. Menurutnya, GPM DIRAHMATI sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga selama Ramadan.

Gpm Babakan Reuma Sindang Agung
“Sangat membantu sekali. Harga di sini lebih murah dibanding pasar, jadi pengeluaran bisa lebih hemat. Semoga kegiatan seperti ini terus ada,” tuturnya penuh harap.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa menjaga stabilitas harga pangan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.
“Stabilitas harga pangan adalah prioritas. Ketika harga terkendali dan pasokan tersedia, masyarakat bisa menjalankan Ramadan dengan lebih khusyuk tanpa tekanan lonjakan harga,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan program GPM DIRAHMATI akan terus dilaksanakan secara bergilir di 15 kecamatan hingga menjelang Idulfitri 2026, sebagai upaya menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Program ini tidak hanya menjadi solusi ekonomi, tetapi juga wujud kepedulian pemerintah dalam menghadirkan keberkahan Ramadan melalui ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Penulis: Admin
