Dr. Wahyu Hidayah: Target Surplus Beras Kuningan 2026 Naik 10 Persen, Ketahanan Pangan Harus Makin Kuat
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dr Wahyu Hidayah Jabatan Berganti Target Surplus Beras 2026 Harus Naik 10 Persen 1772157465
KUNINGAN — Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ketahanan pangan nasional, Kabupaten Kuningan menunjukkan tren positif produksi beras. Surplus beras pada 2024 tercatat 93 ribu ton, meningkat menjadi 120 ribu ton pada 2025. Tahun 2026, surplus tersebut ditargetkan naik 10 persen dari capaian 2025.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Target itu ditegaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, saat memimpin serah terima jabatan pejabat pengawas eselon IV di Aula Dinas, Rabu (25/2/2026).
“Jabatan boleh berganti, tetapi komitmen terhadap ketahanan pangan tidak boleh melemah. Dengan regenerasi kepemimpinan, target surplus harus semakin kuat dan terukur,” tegasnya.
Menurut Wahyu, capaian surplus beras yang terus meningkat menandakan sektor pertanian Kuningan berada di jalur yang tepat. Namun ia mengingatkan, tantangan produksi semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, serangan organisme pengganggu tanaman, hingga fluktuasi biaya produksi dan harga pasar.
Ia menekankan bahwa surplus bukan sekadar angka produksi, tetapi menyangkut stabilitas pasokan, perlindungan petani, serta kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan Provinsi Jawa Barat. Karena itu, pejabat pengawas memiliki peran strategis sebagai simpul operasional yang memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan.
Penguatan manajemen irigasi, pengawalan masa tanam, optimalisasi luas tambah tanam, hingga perlindungan usaha tani menjadi prioritas yang harus dikawal secara disiplin. Dengan target kenaikan 10 persen pada 2026, produksi beras Kuningan diproyeksikan semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di wilayah timur Jawa Barat.
Wahyu meminta seluruh jajaran bekerja cepat, responsif, dan berbasis data. “Tiga hal yang harus kita pegang adalah berpikir besar, bertindak cepat, dan memastikan setiap program selesai dengan kualitas terbaik. Tantangan harus dijawab dengan inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya serta mengingatkan pejabat yang baru dilantik bahwa rotasi jabatan merupakan awal tanggung jawab baru untuk menjaga tren surplus tetap meningkat.
Dengan capaian surplus yang terus naik dan target ambisius pada 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis mampu memperkuat peran strategisnya dalam mendukung stabilitas pangan regional sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
- Penulis: Admin













