Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Dukung Usulan PKS, Mang Ewo: Saatnya RSUD Linggajati Dikelola Pemprov Demi Pelayanan Kesehatan Lebih Baik

Dukung Usulan PKS, Mang Ewo: Saatnya RSUD Linggajati Dikelola Pemprov Demi Pelayanan Kesehatan Lebih Baik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN — Dukungan terhadap usulan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Kuningan untuk mengalihkan pengelolaan RSUD Linggajati ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengalir. Salah satunya datang dari pengamat kebijakan publik, Mang Ewo, yang menyebut langkah ini sebagai “strategi kebijakan yang cerdas dan pro-rakyat.”

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menurut Mang Ewo, wacana pengalihan ini bukan sekadar manuver politik, tetapi merupakan jawaban logis atas tantangan pelayanan kesehatan di tengah keterbatasan fiskal daerah. “Jika APBD Kabupaten sedang ‘sakit’, jangan biarkan layanan kesehatan ikut terpuruk. Justru harus dicarikan solusi struktural agar rakyat tetap mendapat layanan bermutu,” tegasnya.

Ia menyebut setidaknya tiga alasan utama yang membuat pengalihan pengelolaan ini masuk akal:

  1. Status Lahan Belum Jelas
    Ketidakpastian lahan RSUD Linggajati menghambat proses legalisasi, akreditasi, hingga pengembangan fasilitas. Pemprov dinilai lebih mumpuni dalam menyelesaikan persoalan tersebut secara tuntas.
  2. Sarana dan Prasarana Tertinggal
    Dibanding RS regional lainnya di Jawa Barat, RSUD Linggajati masih tertinggal dalam alat medis dan ruang layanan. Pembenahan butuh anggaran besar yang sulit ditopang APBD Kuningan.
  3. Minimnya Dokter Spesialis
    Kekurangan dokter spesialis membuat pasien dirujuk ke luar kota. Jika dikelola Pemprov, distribusi tenaga medis bisa lebih optimal.

Mang Ewo juga mencontohkan langkah serupa yang sudah dilakukan Kabupaten Indramayu, yang menyerahkan salah satu rumah sakitnya ke Pemprov demi peningkatan layanan.

Ia memuji Fraksi PKS, khususnya legislator Yaya, karena menyuarakan hal ini dengan keberanian dan visi publik. “Kebijakan publik yang baik adalah yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar usulan, tapi bentuk keberpihakan pada rakyat,” pungkasnya.

Jika berhasil, RSUD Linggajati bisa naik kelas menjadi rumah sakit rujukan regional, sehingga masyarakat Kuningan tidak perlu lagi pergi jauh hanya untuk mendapat layanan kesehatan lanjutan. Sep

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakitnya Pemimpin di Sidang Paripurna DPRD Kuningan: Simbol Batin atau Sekadar Lelah?”

    Sakitnya Pemimpin di Sidang Paripurna DPRD Kuningan: Simbol Batin atau Sekadar Lelah?”

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan, 12 Juni 2025 – jelajahtvnews.com,- Peristiwa tak terduga terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan yang digelar Rabu siang. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar dikabarkan mengalami kondisi menurunnya kesehatan saat rapat berlangsung, hingga sidang harus diskors selama lima menit. Momen ini bukan hanya menarik perhatian secara politik dan birokrasi, tetapi juga memunculkan […]

  • Uji Coba Biliar Bersama Bupati Kuningan

    D’Jons Pool Family Billiard N Café Resmi Dibuka, Jadi Rumah Biliar Terbesar di Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — D’Jons Pool Family Billiard N Café resmi dibuka dan dinobatkan sebagai rumah biliar terbesar di Kabupaten Kuningan. Grand opening tempat olahraga dan rekreasi keluarga ini digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, berlokasi di Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Peresmian berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan. Acara tersebut dihadiri langsung […]

  • Kuningan Menuju Kabupaten ODF Tim Dinkes Pemprov Jabar Lakukan Verifikasi Secara Maraton

    Kuningan Menuju Kabupaten ODF Tim Dinkes Pemprov Jabar Lakukan Verifikasi Secara Maraton

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Tim Verifikasi Lapangan Open Defecation Free (ODF) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan roadshow ke Kabupaten Kuningan, Rabu (16/4/2025), sebagai bagian dari proses akhir penilaian status Kabupaten Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Rombongan tim verifikasi disambut hangat oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti […]

  • F1556537 3909 45f1 8670 214519847115

    Pelukan Kemanusiaan: Bupati Kuningan Tinjau Pelayanan Jiwa di Maleber

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Di balik dinding sederhana Puskesmas Maleber, Senin (9/9), langkah seorang pemimpin hadir membawa harapan. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menatap mata-mata yang mencari ketenangan, menyapa keluarga yang menanti pulihnya jiwa, dan menggenggam erat semangat tenaga medis yang tak kenal lelah. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kesehatan jiwa, katanya, bukan sekadar […]

  • Img 20260109 Wa0081

    Lapas Kelas IIA Kuningan Laksanakan Tes Urine Massal

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pelaksanaan tes urine terhadap seluruh petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan, Jumat (09/01/2026). Kegiatan tes urine yang berlangsung […]

  • Img 20250929 110305

    Pj Sekda Kuningan Klarifikasi Isu Penipuan yang Catut Namanya

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., mengeluarkan klarifikasi resmi terkait maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Dalam modus tersebut, pelaku berpura-pura menjadi Pj Sekda atau perwakilannya, lalu menghubungi masyarakat melalui telepon, pesan singkat, maupun media sosial. Mereka menawarkan bantuan pembangunan masjid, […]

expand_less