Halal Bihalal MKKS : Menjernihkan Hati di Hari Fitri, Menguatkan Amanah Pendidikan di Kuningan
- account_circle Admin
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kadisdik Dr.elon Saat Acara Halal Bihalal Mkks
KUNINGAN – Dalam suasana penuh keberkahan Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengajak seluruh insan pendidikan untuk kembali menata hati, mempererat ukhuwah, dan menguatkan komitmen dalam mengemban amanah mencerdaskan generasi bangsa.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Bupati Kuningan Diacara Halal Bihalal Mkks
Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum silaturahmi keluarga besar MKKS SMP Kabupaten Kuningan yang dirangkai dalam kegiatan halalbihalal di Saung Karuhun 2, Minggu (5/4/2026).
Dalam nuansa kebersamaan, Bupati menekankan bahwa tugas pendidik bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa yang sarat nilai ibadah.
“Momentum hari fitri adalah saat terbaik untuk kembali kepada hati yang jernih, saling memaafkan, serta memperkuat niat dalam menjalankan amanah pendidikan dengan penuh keikhlasan,” ungkapnya.
Dalam kerendahan hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pendidikan, atas segala khilaf selama perjalanan pengabdiannya, mulai dari Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Daerah, hingga kini mengemban amanah sebagai Bupati.
Tak lupa, doa dipanjatkan bagi para calon jemaah haji dari keluarga besar pendidikan, agar diberikan kelancaran dalam menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Ia juga mengingatkan para pejabat yang berpindah tugas untuk tetap istiqamah memberikan kontribusi terbaik di manapun berada.

Jajaran Mkks Saat Halal Bihalal Di Saung Karuhun
Mengusung tema “Menjalin harmoni di hari fitri, mengiringi langkah ke tanah suci dan melanjutkan amanah dalam dedikasi”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguat sinergi. Kehangatan terasa dalam setiap interaksi, memperlihatkan indahnya persaudaraan yang dibingkai nilai keimanan.
Ketua MKKS SMP Kabupaten Kuningan, Dadang Kusdiana, menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk membersihkan hati dan mempererat soliditas antar kepala sekolah. Sementara itu, sinergi antara bidang pembinaan dan para kepala sekolah dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.
Kegiatan yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Uu Kusmana serta Kepala Dinas Pendidikan Carlan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Lebih dari sekadar pertemuan, ia menjadi cerminan bahwa pendidikan yang kuat lahir dari hati yang bersih, niat yang lurus, dan kebersamaan yang diridhai.
- Penulis: Admin













