Halal Bihalal PKS Kuningan: Dari Spirit Ramadan Menuju Aksi Nyata Pembangunan
- account_circle Admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Dpd Pks Kuningan Saat Memberikan Sambutan
KUNINGAN – Momentum Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Kegiatan yang berlangsung di Sabilulungan Building, Minggu (5/4/2026), ini menjelma sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk mendorong pembangunan daerah yang lebih substantif.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Foto Bersama Di Acara Halal Bihalal Bareng BupatiDalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, jajaran pengurus, kader, serta unsur pemerintah daerah hadir mempererat silaturahmi pasca-Ramadan. Ketua DPC PKS Kuningan, Dwi Basyuni Natsir, menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan harus menjadi fondasi dalam kepemimpinan dan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Ramadan bukan sekadar ritual, melainkan “pendidikan” spiritual yang mengajarkan keikhlasan, konsistensi, dan fokus pada hal-hal yang esensial. Ia mengingatkan para pemimpin agar tidak terjebak dalam arus popularitas yang sering kali mengaburkan substansi.
“Tidak semua yang viral itu bernilai. Pemimpin harus tetap berpegang pada prinsip dan visi, bukan sekadar mengikuti tren,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang turut hadir, menyampaikan bahwa Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali nilai pengabdian dalam menjalankan amanah jabatan.
Ia menekankan bahwa Idulfitri adalah proses kembali ke kesucian, sekaligus pengingat bahwa jabatan bukanlah simbol kebanggaan, melainkan tanggung jawab untuk melayani masyarakat.
“Ini adalah momen recharge spiritual. Jabatan adalah titipan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Acara Halal Bihalal Dpd Pks Kunjngan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan daerah, mulai dari penurunan angka kemiskinan, peningkatan infrastruktur, hingga pertumbuhan ekonomi yang mulai menunjukkan tren positif.
Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersabar karena proses pembangunan masih terus berjalan.
“Kami bekerja dalam sunyi, namun hasilnya mulai dirasakan. Ini berkat kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan saling bermaafan dan doa bersama, menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan partai politik merupakan kunci utama dalam mewujudkan Kuningan yang lebih maju dan sejahtera.
- Penulis: Admin













