Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Profil Eksklusif: Sarah Saputri — Harmoni Jiwa, Harmoni Nusantara Oleh Redaksi Jelajah TV News

Profil Eksklusif: Sarah Saputri — Harmoni Jiwa, Harmoni Nusantara Oleh Redaksi Jelajah TV News

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Di antara hiruk pikuk dunia musik Indonesia yang dipenuhi dentuman drum dan petikan gitar, hadir satu sosok yang menonjol karena alunan lembut harmonika yang ia tiupkan dengan penuh rasa. Dialah Sarah Saputri — seorang penyanyi, komposer, dan pemain harmonika asal Bandung yang berhasil mengangkat alat musik sederhana itu menjadi simbol harmoni budaya Indonesia di kancah dunia.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Sarah Saputri Budaya Indonesia

Sarah Saputri Budaya Indonesia

Musik sebagai Bahasa Jiwa

Sejak pertama kali mengenal harmonika pada tahun 2012, Sarah seperti menemukan bahasa baru untuk mengungkapkan isi hatinya. “Bagi saya, harmonika itu bukan sekadar alat musik, tapi cara berbicara dengan perasaan,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Dari situ, perjalanan panjangnya sebagai musisi dimulai. Ia memadukan bunyi harmonika dengan berbagai genre — mulai dari blues, country, musik Sunda, hingga pop modern — menjadikannya musisi dengan karakter unik di Indonesia.

Pada tahun 2019, Sarah meluncurkan album solo perdananya, “Pengikut Hati,” yang berisi sembilan lagu hasil ciptaannya sendiri. Album tersebut menegaskan jati dirinya sebagai seniman yang tidak hanya menyanyi, tetapi juga mencipta dan mengolah musik dengan jiwa.

Setahun kemudian, lahirlah karya instrumental bertajuk “Anugerah Alam Indonesia” (2020). Album ini menjadi bentuk penghormatan Sarah terhadap keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal Nusantara. Setiap lagu seperti “Kuningan Is Reminiscence,” “Joyful Ciwidey,” dan “Garut Smiles in Longing” menghadirkan aroma tanah air yang memanjakan telinga dan hati pendengarnya.

Kolaborasi Lintas Negara & Pengakuan Dunia

Nama Sarah Saputri tak hanya dikenal di Indonesia. Melalui musiknya, ia menjalin kolaborasi harmonika dan instrumental dengan sejumlah musisi dunia seperti:

Ovir Ventura (Israel)

Will Wilde (Inggris)

Marcin Dyjak (Polandia)

Elin Oberg (Swedia)

Denis Kucherow (Rusia)

dan terlibat dalam proyek OST Final Fantasy di Prancis bersama SEYDEL Harmonica

Kemampuan dan kepribadiannya yang hangat membuatnya dipercaya sebagai juri internasional dalam ajang Harmonica Challenge bersama virtuoso asal Jerman, Konstantin Reinfeld.

“Musik membuka pintu tanpa batas. Dari Bandung, saya bisa berdialog dengan dunia,” ungkap Sarah dengan senyum tenang.


Duta Harmonica dan Wajah Budaya Indonesia

Atas dedikasinya, Sarah dipercaya menjadi Brand Ambassador dari berbagai institusi dan produk bergengsi, antara lain:

Puteri Pusaka Dieng – simbol pelestarian budaya Nusantara

Djarum Cokelat – representasi semangat kreatif anak bangsa

C.A. Seydel Söhne – brand harmonika legendaris asal Jerman

Harmonica UK – komunitas pemain harmonika dunia

Sarah Saputri

Sarah Saputri

Keempatnya menjadi bukti bahwa Sarah bukan sekadar musisi, tetapi juga duta budaya Indonesia yang memperkenalkan nilai-nilai harmoni dan keindahan lokal kepada dunia internasional.

Akademisi yang Tak Lupa Akar

Meski aktif berkarya di dunia musik, Sarah tak meninggalkan dunia pendidikan. Ia adalah lulusan Magister Psikolog Universitas Kristen Maranatha dan
Indek Prestasi Sangat Memuaskan Cum laude, Sarah juga mendirikan Asosiasi Harmonika Nusantara, untuk wadah edukasi Para musisi Harmonika Nusantara

Harmonika Nusantara itu sendiri
Suatu perkumpulan yang bertujuan untuk memajukan ekosistem pemain harmonika Indonesia serta memiliki keinginan untuk bersama sama,

meningkatkan kualitas dan kuantitas karya-karya pemain harmonika di Indonesia dalam Program, Edukasi, Self Progression
Project, Event dan
Harmonika Nusantara berkomitmen untuk berkegiatan Harmonika bersama.

Baginya, musik dan psikologi memiliki benang merah yang sama: memahami manusia dan perasaan.

“Musik adalah terapi. Saat saya memainkan harmonika, saya ingin menyembuhkan — bukan hanya diri sendiri, tapi juga hati orang lain,” katanya.

Pendidikan formalnya juga menjadi landasan kuat bagi Sarah untuk tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan, meski melanglang buana di dunia hiburan. Dan Sarah merupakan Sarah Pendiri dan Ketua HN.

Pesan dan Visi

Kini, Sarah Saputri terus menapaki kariernya dengan visi yang jelas — memperkenalkan harmonika sebagai bagian dari identitas musik Indonesia.
Ia ingin menunjukkan bahwa alat musik kecil ini mampu berbicara besar tentang keindahan, kebijaksanaan, dan kedalaman jiwa bangsa.

Dari Bandung untuk dunia, dari nada ke nada, Sarah meniupkan harmoni yang melintasi batas ruang dan budaya.
Harmoni yang menenangkan, menyatukan, dan menyentuh hati siapa pun yang mendengarnya.

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Budaya Mapag Sri Desa Koreak  Simbol Merawat Bumi dan Melestarikan Budaya

    Tradisi Budaya Mapag Sri Desa Koreak Simbol Merawat Bumi dan Melestarikan Budaya

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Tradisi adat Budaya Desa Koreak ‘ Mapag Sri, Telah berlangsung puluhan tahun, Acara ini merupakan sebagai symbol dan pelestarian adat leluhur, sekaligus bentuk syukur bagi warga desa Koreak Kecamatan Ciganada Mekar Kabupaten Kuningan ,Minggu 23 februari 2025.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Dalam rangkaian acara tersebut, langsung di hadiri Wakil […]

  • Usai Penandatanganan Mou

    Forum BUM Desa Kuningan Resmi Dikukuhkan, Sinergi Strategis dengan Bank Kuningan Dimulai

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Forum Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Kabupaten Kuningan resmi dilantik oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam acara yang berlangsung di Diva Pujasera Kasturi, Kabupaten Kuningan.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Momentum penting ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Forum BUM Desa Kabupaten […]

  • Img20250907100505

    Ribuan Warga Padati Lapangan Setu Bojong, Rayakan Hari Jadi Kuningan ke-527 dengan Semangat Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kemeriahan Hari Jadi Kuningan ke-527 terasa begitu istimewa tahun ini. Perayaan yang sekaligus bertepatan dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, menjadi momentum kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Setu Bojong—salah satu aset wisata desa yang kini […]

  • Gedung Setda Kuningan

    Gedung Setda Kuningan Akan Berganti Nama Menjadi ” Graha Saunggalah “

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Rencana pergantian nama jalan dan gedung Setda Kuningan disampaikan Dalam Rapat Koordinasi antar Perangkat Daerah dilingkunga Pemerintah Kabupaten Kuningan yang di laksanakan diBUMDes Diva Pujasera Kasturi, Senin 7 Desember 2025.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos, MSi menyampaikan, bahwa semuanya sudah siap dilaksanakan […]

  • Hj. Rini Ucapkan Selamat Milad ke-52 kepada H. Rokhmat Ardian: Harapan untuk Kuningan dan Indonesia

    Hj. Rini Ucapkan Selamat Milad ke-52 kepada H. Rokhmat Ardian: Harapan untuk Kuningan dan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Kuningan –Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan, Hj. Rini Sujiyanti, SE. MM, menyampaikan ucapan selamat milad kepada H. Rokhmat Ardian, MM, yang genap berusia 52 tahun pada 16 Juli 2025.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Ucapan hangat tersebut disampaikan usai Hj. Rini Sujiyanti, SE ,M.M, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) […]

  • Pembangunan Mesjid Edi Suhaedi Nanggela

    Ketika Kesuksesan Tak Lupa Asal: Masjid Edi Suhaedi Dibangun Sebagai Bentuk Penghormatan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Di antara debu pembangunan dan lantunan doa yang kelak menggema, sebuah masjid kini perlahan berdiri. Bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan penanda sejarah tentang persaudaraan, pengorbanan, dan rasa terima kasih yang tak lekang oleh waktu.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Masjid itu diberi nama Masjid Edi Suhaedi. Nama yang bukan […]

expand_less