Situs Bersejarah Desa Susukan Jadi Sorotan, Kesadaran Budaya Masyarakat Kian Menguat
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Semangat masyarakat Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, dalam menjaga warisan leluhur semakin mendapat perhatian. Berbagai situs bersejarah yang tersebar di desa tersebut kini menjadi fokus pelestarian sekaligus mendapat apresiasi dari Dewan Kebudayaan Kuningan.
Desa Susukan dikenal sebagai salah satu desa yang menyimpan jejak panjang peradaban. Mulai dari kisah prasejarah, keberadaan prasasti, situs Batu Cupu, kabuyutan, makam-makam patilasan, hingga sejarah penyebaran Islam di Kabupaten Kuningan menjadi kekayaan budaya yang masih terjaga hingga kini.
Di tengah hamparan sawah yang hijau dan sumber mata air yang melimpah, Pemerintah Desa Susukan bersama masyarakat terus membangun desa, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan memperkuat sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan kearifan lokal.
Berbagai peninggalan sejarah tersebut kini mulai didata, dirawat, dan diangkat sebagai identitas desa yang memiliki nilai edukasi, budaya, sekaligus potensi wisata sejarah.
Kepala Desa Susukan, Toto Cipta Rasa, mengatakan, pasca peringatan Milangkala Desa Susukan ke-340, pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat harmonisasi, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap pelestarian sejarah dan budaya.
Menurutnya, perhatian terhadap warisan leluhur semakin nyata setelah pada Rabu (1/7/2026), perwakilan Dewan Kebudayaan Kuningan Bidang Destinasi Sejarah dan Kebudayaan yang dipimpin Kang Dadan bersama rombongan melakukan silaturahmi sekaligus meninjau sejumlah situs bersejarah di Desa Susukan.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga peninggalan leluhur sebagai bagian dari identitas desa sekaligus warisan yang harus dikenalkan kepada generasi mendatang,” ujar Toto.
Sementara itu, Wakil Dewan Kebudayaan Kuningan, Kang Dadan, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Susukan beserta masyarakat yang dinilai mulai menunjukkan kebangkitan kesadaran kolektif dalam melestarikan adat istiadat, tradisi, dan peninggalan sejarah.
Ia menilai, kesadaran masyarakat Desa Susukan menjadi contoh bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan upaya menjaga akar budaya sebagai jati diri bangsa.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan para pegiat kebudayaan, Desa Susukan diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu destinasi sejarah dan budaya yang membanggakan Kabupaten Kuningan, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam merawat warisan leluhur.
- Penulis: jelajahtv news

