Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Di Kabupaten Kuningan Banyak Pasien BPJS Kesehatan Ditolak Rumah Sakit untuk Rawat Inap

Di Kabupaten Kuningan Banyak Pasien BPJS Kesehatan Ditolak Rumah Sakit untuk Rawat Inap

  • account_circle jelajah-tv
  • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Jelajahtvnews – Fenomena penolakan pasien peserta BPJS Kesehatan di berbagai rumah sakit untuk layanan rawat inap kembali mencuat dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Banyak pasien mengeluhkan bahwa mereka tidak mendapatkan layanan yang semestinya dengan alasan keterbatasan kamar hingga administrasi yang dianggap berbelit.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Beberapa kasus terbaru mencuat dikabupaten kuningan, Di Desa Purwasari seorang pasien berusia 38 tahun yang menderita lupus terpaksa dirawat di rumah setelah 6 rumah sakit menolak memberikan layanan rawat inap dengan alasan kondisi pasien tidak darurat dan kamar penuh. padahal perut pasien keadaan kesakitan dan sudah 4 hari tidak bisa masuk makanan dan ironisnya ketika pasien daftar menggunakan BPJS dan sudah di masukan ke UGD pihak Rumah Sakit tidak bisa terima untuk dirawat inap malah pasien di haruskan pulang dan membayar tarip biaya UMUM “Kami merasa diabaikan. Padahal, saya rutin membayar iuran BPJS setiap bulan,” ungkap suami pasien tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Di Desa winduhaji, seorang pasien yang menderita komplikasi diabetes juga mengalami nasib serupa. Keluarganya menyebutkan bahwa rumah sakit yang didatangi mengaku kamar untuk pasien BPJS Kesehatan sudah penuh, tetapi kamar untuk pasien umum tetap tersedia. hingga pada saat ini pasien terpaksa di rawat di rumah. kata salah satu anggota keluarga.

Di sisi lain, beberapa rumah sakit berdalih bahwa mereka juga menghadapi tekanan besar dari segi pendanaan dan operasional. “Jumlah klaim dari pasien BPJS yang harus kami tangani sering kali tidak sebanding dengan biaya operasional, sehingga berdampak pada layanan kami,” ungkap seorang pegawai rumah sakit swasta yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka menuntut keadilan agar hak peserta BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan kesehatan tidak lagi terabaikan. Sementara itu, pemerintah juga didesak untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan tidak ada lagi penolakan pasien BPJS Kesehatan di masa mendatang.

  • Penulis: jelajah-tv

Rekomendasi Untuk Anda

  • Omset Pedagang Puspa Siliwangi Turun Drastis Dibanding Lebaran Tahun Lalu

    Omset Pedagang Puspa Siliwangi Turun Drastis Dibanding Lebaran Tahun Lalu

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Tak seperti Biasanya, Momen lebaran 1446 Hijriyah, tahun mengalami penurunan drastis itu terlihat pada saat 7 hari jelang lebaran dimana biasanya jalan Siliwangi sudah diberlakukan hari pembatas jalan. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Hal tersebut disampaikan Koordinator Pengelola Puspa Siliwangi Anton Lugay, saat dikonfirmasi media Selasa 1 April 2025. […]

  • Langkah Empati di Tengah Duka Tambang Cipanas TIM  Haji Rokhmat Ardiyan Hadirkan Pelipur Lara di Tengah Musibah

    Langkah Empati di Tengah Duka Tambang Cipanas TIM Haji Rokhmat Ardiyan Hadirkan Pelipur Lara di Tengah Musibah

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JelajahTVNews.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, Tim Haji Rokhmat Ardiyan (HRA) mengunjungi rumah duka di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan pada Selasa (10/6/2025). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Tenaga Ahli DPR RI, Aris, bersama Cecep dan Masudi. Mereka menyampaikan langsung […]

  • Film “Menunggu Lonceng Terakhir” Kisah Anak SD yang Mengubah Cara Kita Memandang Waktu dan Kemanusiaan

    Film “Menunggu Lonceng Terakhir” Kisah Anak SD yang Mengubah Cara Kita Memandang Waktu dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Sebuah film pendek berjudul “Menunggu Lonceng Terakhir” telah membuka mata banyak pihak tentang realitas yang kerap tersembunyi di balik seragam putih merah anak-anak sekolah dasar di kabupaten Kuningan , terutama Cinta Maharani selaku pemeran utama yang hari ini masih duduk di bangku SDN Caracas kecamatan Cilimus. Thank you for reading this post, don’t forget […]

  • Bupati Kuningan Dr H.dian Rachmat Yanuar Msi

    Ekonomi Kuningan Melejit Dua Digit: Ketika Asa Bupati Dian Menyala di Tanah Tertinggi Jawa

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Di lereng-lereng hijau Gunung Ciremai, angin kemajuan berhembus kencang. Kabupaten Kuningan, yang dulu dikenal sejuk oleh alamnya, kini juga hangat oleh geliat ekonominya. Data berbicara jujur: pertumbuhan ekonomi Kuningan menembus dua digit, mencapai 10,42 persen, tertinggi di Pulau Jawa. Capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ia adalah denyut kehidupan yang terasa […]

  • Img 20250904 114133

    Bank BJB Kuningan: Merangkai Kebersamaan, Menguatkan Kiprah PWRI dengan KTA yang Bernyawa

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Di Warung Batok Cigadung, Kamis pagi yang teduh tanggal 3 Agustus 2025, kebersamaan itu mekar seperti bunga yang dirawat dengan cinta. Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kuningan menggelar sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional—sebuah identitas yang bukan sekadar kartu, melainkan lambang penghargaan bagi para purnabakti abdi negara. Thank you for reading this […]

  • Kadisporapar Kuningan Asep Budi Setiawan

    Asep Budi: Pariwisata Kuningan Harus Tumbuh Nyaman, Aman, dan Berkelanjutan

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan, aman, dan berdaya saing. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kuningan, Asep Budi Setiawan, menegaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata tidak bisa dilepaskan dari kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), kelestarian lingkungan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Haltersebut […]

expand_less