Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Relokasi PKL Jangan Relokasi Penghidupannya

Relokasi PKL Jangan Relokasi Penghidupannya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Oleh: Ir. Yanyan Anugraha
Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PPHI (Perhimpunan Praktisi Hukum Indonesia)

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kisruh dan ketidakpuasan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pertokoan Jalan Siliwangi, Kuningan, masih belum menemui titik terang. Para PKL yang direlokasi merasa bukan hanya dipindahkan tempatnya, tetapi juga direlokasi penghasilannya ke titik nol. Sebuah ironi yang memilukan.

Di satu sisi, Pemerintah Daerah (Pemda) ingin menata kawasan Jalan Siliwangi agar lebih rapi, menarik, dan berdaya saing sebagai kawasan pertokoan. Namun di sisi lain, penataan yang dilakukan terkesan hanya mengedepankan estetika fisik, tanpa mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi para pedagang kecil yang selama ini menggantungkan hidup di sana.

Relokasi yang dilakukan pun tampak tergesa-gesa, tanpa kajian menyeluruh. Bahkan, eks SDN 17 yang dalam rencana awal akan dijadikan lahan parkir, justru dialihfungsikan menjadi tempat relokasi PKL. Ini menimbulkan tanda tanya besar atas konsistensi dan validitas perencanaan tata ruang yang dijalankan Pemda.

Apakah tidak ada solusi yang bisa mengakomodasi kepentingan Pemda dan para PKL secara bersamaan?

Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa Jalan Siliwangi sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan yang teratur namun tetap manusiawi. Ruas jalan tersebut terbagi dua fungsi: jalur utama dan jalur bongkar muat. Jalur bongkar muat ini sangat jarang digunakan, dan cenderung tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Jika pemerintah mau membuka diri pada pendekatan yang realistis dan multidisipliner, sangat mungkin jalur bongkar muat itu ditata ulang menjadi zona PKL yang tertib, bersih, dan estetis. Dengan perencanaan ruang yang matang, studi arsitektur, dan regulasi yang adil, kawasan tersebut justru bisa berkembang menjadi destinasi kuliner unggulan yang menunjang sektor pariwisata lokal.

Pemda bisa membangun kios-kios dengan desain seragam dan artistik, dilengkapi gazebo ruang makan, serta elemen penghijauan seperti pot tanaman untuk memperindah suasana. PKL tetap dapat berjualan dengan layak, dan Pemda bisa mengatur regulasi sewa yang adil untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tentu saja, jumlah PKL yang ditampung harus sesuai dengan data riil sebelum relokasi, agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

Regulasi lainnya juga perlu ditetapkan, misalnya larangan parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan delman di sepanjang Jalan Siliwangi dan kawasan pertokoan, yang akan memperlancar arus lalu lintas serta menjaga estetika kawasan.

Ini bukan sekadar persoalan tata ruang, tapi juga soal keadilan sosial.
Pemerintah tidak boleh hanya berpikir tentang visualisasi kota, tapi juga harus menjamin keberlangsungan hidup masyarakat kecil. Apalah artinya jargon “Kuningan Melesat” di semua sektor, jika ada warganya yang justru dibiarkan jatuh dan gulung tikar akibat kebijakan yang tak berpihak?

Dengan melibatkan para perencana, arsitek, akademisi, tokoh masyarakat, dan tentu saja para PKL sendiri, keniscayaan untuk menciptakan Jalan Siliwangi yang tertata, indah, dan manusiawi bukanlah hal mustahil. Justru ini bisa menjadi contoh praktik penataan yang partisipatif dan inklusif, sebagaimana semestinya wajah pemerintahan yang demokratis dan berpihak pada rakyat.(***)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Psht Lindu Saat Menyampaikan Aspirasi

    Reses di PSHT Ancaran, Rokhmat Ardiyan Tegaskan Pencak Silat sebagai Benteng Moral Bangsa

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan jetvn,- Kunjungan reses Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., di Desa Ancaran, Kecamatan Kuningan, menjadi momentum hangat dialog kebangsaan yang sarat nilai persaudaraan dan kebudayaan. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di bawah asuhan Kang Mas Hendrawan (Mas Lindu), Selasa, 16 Desember 2026. Dalam […]

  • Hj. Rini Sujiyanti Raih Golden Best Award 2025: Bukti Talenta Kuningan Mendunia

    Hj. Rini Sujiyanti Raih Golden Best Award 2025: Bukti Talenta Kuningan Mendunia

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Kuningan —Satu lagi torehan prestasi membanggakan hadir dari Kabupaten Kuningan. Hj. Rini Sujiyanti, SE., MM., seorang interpreter andal dan profesional di bidang komunikasi, berhasil meraih Golden Best Award Tahun 2025, sebuah penghargaan prestisius tingkat nasional yang diberikan kepada figur-figur inspiratif dalam bidangnya. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Penganugerahan ini […]

  • Kurangnya Sosialisasi Atas Kebijakan dan Aturan BPJS Memicu Masyarakat Enggan Bayar Premi

    Kurangnya Sosialisasi Atas Kebijakan dan Aturan BPJS Memicu Masyarakat Enggan Bayar Premi

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com,-Saat ini banyaknya masyarakat di kabupaten Kuningan mengeluhkan dan mengalami keresahan, atas penolakan sebagian kartu BPJS yang tidak bisa diterima lagi di beberapa rumah sakit dengan alasan tertentu , sehingga saat ini terkesan minimnya informasi untuk publik. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Hal tersebut disampaikan Seorangpengamat kebijakan publik, yang biasa […]

  • Rageman Resto: Jejak Rasa dan Healing dalam Film “RAFA”

    Rageman Resto: Jejak Rasa dan Healing dalam Film “RAFA”

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Rafa, pemuda berbakat asal Kuningan yang dikenal lewat film pendek bertema healing dan fotografi, kembali jadi perbincangan. Kali ini, bukan hanya karena kisah hidupnya yang inspiratif, tapi juga karena kehadirannya di salah satu tempat makan paling hangat di kaki Gunung Ciremai—Rageman Resto. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Terletak di […]

  • Sosialisasi Inpres No. 3 Tahun 2025: Kementan Genjot Transformasi Pertanian Menuju Swasembada Pangan Nasional

    Sosialisasi Inpres No. 3 Tahun 2025: Kementan Genjot Transformasi Pertanian Menuju Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus mempercepat langkah strategis menuju swasembada pangan melalui sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian. Instruksi ini merupakan landasan utama dalam memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendukung akselerasi program-program strategis nasional di bidang pertanian. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Pertemuan sosialisasi […]

  • Langkah Empati di Tengah Duka Tambang Cipanas TIM  Haji Rokhmat Ardiyan Hadirkan Pelipur Lara di Tengah Musibah

    Langkah Empati di Tengah Duka Tambang Cipanas TIM Haji Rokhmat Ardiyan Hadirkan Pelipur Lara di Tengah Musibah

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    JelajahTVNews.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, Tim Haji Rokhmat Ardiyan (HRA) mengunjungi rumah duka di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan pada Selasa (10/6/2025). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Tenaga Ahli DPR RI, Aris, bersama Cecep dan Masudi. Mereka menyampaikan langsung […]

expand_less