Di Antara Buih dan Asa, Kiprah Ibu Lina Menggerakkan Ekonomi Desa Jasa Steam
- account_circle ujm
- calendar_month Ming, 21 Des 2025
- comment 0 komentar

Lina Saat Berada Di Steam
Jelajahtvnews.com | Kuningan –
Di sudut Desa Cinagara, Kecamatan Lebakwangi, suara air berpadu dengan deru mesin. Dari buih-buih sabun yang mengalir di sela roda dan bodi kendaraan, tumbuh harapan, ketekunan, dan semangat seorang perempuan desa bernama Ibu Lina.

Saat Menunggu Pelanggan
Berawal dari niat sederhana—memudahkan warga menjaga kebersihan kendaraan—Ibu Lina perlahan membangun usaha jasa steam motor dan mobil yang kini menjadi sandaran banyak orang. Tak hanya warga Cinagara, langkah pelanggan pun datang dari Lebakwangi, Pangbuyutan, Maleber, Buniasih, Cineumbeuy, hingga Cipetir.
Di tempat ini, kendaraan bukan sekadar dicuci, tetapi dirawat dengan kejujuran dan ketelatenan. Pelayanan yang cepat, hasil yang bersih, serta harga yang bersahabat menjadikan usaha kecil ini tumbuh bersama kepercayaan masyarakat.
“Awalnya hanya ingin membantu warga sekitar,” tutur Ibu Lina lirih,
“Alhamdulillah, sekarang yang datang bukan hanya dari desa ini.”
Dari tangan seorang perempuan, lapangan kerja tercipta. Beberapa warga sekitar ikut terlibat, berbagi peluh, berbagi rezeki. Usaha ini tak hanya membersihkan kendaraan, tetapi juga menggerakkan roda kehidupan desa.

Steam Alsyfa Cinagara
Masyarakat berharap, usaha milik Ibu Lina terus berkembang, seteguh niat yang mengawalnya. Sebab dari halaman sederhana di Cinagara, seorang perempuan telah membuktikan bahwa ketekunan adalah jalan pulang menuju kemandirian, dan usaha kecil mampu memberi arti besar bagi banyak kehidupan.
- Penulis: ujm







