Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Jejak Langit & Tanah Perjalanan Spiritual Anak Kuningan

Jejak Langit & Tanah Perjalanan Spiritual Anak Kuningan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
  • comment 0 komentar

Episode 1: Awal yang Tak Biasa

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Hidupku bermula dari desa kecil di Kuningan, tapi tak pernah kusangka jalan yang ku lalui akan membawaku pada kisah yang tak bisa dijelaskan oleh logika semata.”

Saya lahir pada tanggal 26 November 1973, di sebuah desa kecil yang tenang di Kuningan, Jawa Barat. Ayah saya seorang guru, dan ibu adalah ibu rumah tangga sepenuh waktu. Saya anak sulung dari tujuh bersaudara, dan masa kecil saya diwarnai kesederhanaan serta nilai-nilai kuat dari keluarga.

Lulus SMA pada tahun 1989, saya memutuskan merantau ke Jakarta—impian klasik anak desa yang ingin mengubah nasib. Di ibu kota, saya bekerja, jatuh cinta, lalu menikahi seorang perempuan asal Solo-Purwakarta. Kami dikaruniai dua anak yang manis. Tapi justru dari momen sakral pernikahan itulah, babak baru yang tak pernah terbayangkan dimulai…

Sebuah Pertanda dari Ayah

Malam sebelum hari pernikahan, ayah saya berbisik: “Kalau besok bapak sakit saat akad, jangan kaget, ya.” Kalimat itu terus terngiang hingga sekarang.

Dan benar saja. Di hari akad, ayah tiba-tiba pingsan tanpa sebab. Saya, yang seharusnya bahagia, justru sibuk merawat ayah di kamar. Sampai satu titik, saya diminta mendoakan ayah di hadapannya.

Saya tutup mata. Tapi yang saya lihat bukan kamar penginapan, melainkan hamparan laut luas. Ayah terbujur di pasir, di depan ombak besar. Lalu, muncul sesosok perempuan bergaun putih dari dalam laut—wajahnya teduh, matanya penuh kasih. Saya refleks berkata, “Ibu… tolong ayah saya…”

Tak lama, muncul pria berkeris dengan ikat kepala khas Sunda. Saat saya membuka mata, ayah saya mulai sadar. Tapi yang membuat bulu kuduk saya merinding: di atas kain putih alas tubuh ayah, berserakan pasir laut yang entah datang dari mana…

Mencari Jawaban di Tengah Kebingungan

Sejak peristiwa itu, hidup saya tak lagi sama. Saya mulai mengalami hal-hal yang tak bisa dijelaskan: mimpi-mimpi aneh, melihat kejadian sebelum terjadi, dan firasat-firasat kuat yang tak pernah salah.

Dalam kebingungan, saya pergi ke Jakarta mencari seorang kiai. Tapi nasihatnya sangat sederhana: “Cari guru ngaji yang baik.” Itu saja. Saya kecewa… tapi entah kenapa, saya juga merasa ada makna tersembunyi di balik jawaban itu.

Bersambung ke Episode 2: “Langit di Puncak Ciremai” …

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250813 Wa0033

    Pemkab Kuningan dan KODIM 0615 Gelar GPM, Harga di Bawah Pasar

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat serta Kodim 0615/Kuningan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka pengendalian inflasi, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80. Thank you for reading this […]

  • Batu Altar

    Perlindungan Cagar Budaya Cipari, Warisan Prasejarah Penting di Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Perlindungan dan pelestarian cagar budaya menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga jati diri bangsa. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya yang menegaskan bahwa cagar budaya merupakan kekayaan budaya bernilai tinggi bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, serta kebudayaan nasional. Salah satu cagar budaya penting […]

  • Presiden Prabowo Teguh Membela Hak Buruh Rakyat Menyambut dengan Semangat Juang

    Presiden Prabowo Teguh Membela Hak Buruh Rakyat Menyambut dengan Semangat Juang

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 kembali menjadi panggung bagi suara-suara pekerja di seluruh Indonesia. Di tengah gelombang aspirasi dan semangat juang, muncul suara yang mewakili denyut nadi para buruh: Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! “Opo wae tak tabrak yang menjadi penghalang. Demi anak, demi keluarga, apa saja […]

  • Img 20250811 173747

    “Santri Kuningan Borong Juara MQK Jabar, Tiga Wakili ke Tingkat Nasional”

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Kuningan. Tujuh santri dari berbagai pondok pesantren sukses meraih gelar juara pada ajang Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, tiga santri akan melangkah ke tingkat nasional yang akan digelar di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Thank you for reading this post, don’t forget to […]

  • Bupati Kuningan Serahkan Alsintan dan Benih Padi di Apel Kesadaran Nasional 17 Juni 2025

    Bupati Kuningan Serahkan Alsintan dan Benih Padi di Apel Kesadaran Nasional 17 Juni 2025

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memimpin Apel Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih padi unggul kepada petani se-Kabupaten Kuningan Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Acara ini dihadiri oleh perwakilan DPRD Kuningan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ketua Tani Merdeka Indonesia, […]

  • Img 20250904 Wa0106

    Milangkala Sakral Desa Manis Kidul, Dari Patilasan Sumur Tujuh Hingga Tablig Akbar

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di bawah naungan Gunung Ciremai yang agung, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, larut dalam suasana khidmat pada Kamis (4/9/2025). Angin pegunungan membawa wangi tanah leluhur, ketika pemerintah desa bersama masyarakat melangkah menuju makam para pendahulu—menyulam doa, menuturkan syukur, dan memperingati milangkala ke-240 Desa Manis Kidul. Thank you for reading this post, don’t forget […]

expand_less