Evaluasi Jasa Konstruksi di Kuningan Ungkap Kendala Akhir Tahun, Pemda Siapkan Langkah Perbaikan
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- comment 0 komentar

Acara Evaluasi Jasa Kontruksi
jelajahtvnews.com,- Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Bagian Administrasi Pembangunan melaksanakan Evaluasi Pelaksanaan Jasa Konstruksi, Selasa (30/12/2025), bertempat di Ruang Rapat Sang Adipati KIC
LKegiatan ini menjadi forum penting untuk memotret capaian sekaligus mengurai berbagai kendala dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sepanjang tahun anggaran 2025.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Kuningan, Dr. H. Jumhari, ST., MT., menjelaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) yang melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama para penyedia jasa konstruksi.
“Evaluasi ini bertujuan menangkap secara langsung persoalan-persoalan di lapangan, baik dari sisi teknis, penyediaan material, tenaga kerja, hingga penganggaran, agar ke depan pelaksanaan pekerjaan bisa lebih efektif dan tepat waktu,” ujar Jumhari.
Dari hasil evaluasi, terungkap sejumlah kendala utama, terutama pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang baru dimulai pada akhir tahun anggaran, yakni Oktober hingga Desember. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan material, tenaga kerja, ketersediaan alat, hingga meningkatnya harga satuan di lapangan.
Selain itu, kendala juga muncul di tingkat perangkat daerah, khususnya terkait biaya operasional perencanaan dan pengawasan yang dinilai belum sepenuhnya mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan konstruksi.
Menjawab persoalan tersebut, Pemkab Kuningan menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Salah satunya dengan pendisiplinan penganggaran, agar pekerjaan jasa konstruksi dapat direncanakan dan dilaksanakan sejak anggaran murni, serta meminimalkan penganggaran pada anggaran perubahan.
“Jika pekerjaan sudah dianggarkan sejak awal tahun, maka potensi penumpukan pekerjaan di akhir tahun bisa ditekan. Ini penting agar tidak terjadi bottleneck yang berujung pada kesulitan material, alat, dan tenaga kerja,” jelasnya.
Jumhari menambahkan, pembatasan jumlah paket pekerjaan bagi penyedia jasa juga menjadi perhatian dalam evaluasi ini, agar pelaksanaan proyek tetap terjaga kualitas dan ketepatan waktunya.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kinerja jasa konstruksi ke depan dapat terus meningkat secara bertahap. “Masih banyak yang perlu dibenahi, namun evaluasi ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki sistem penganggaran dan pelaksanaan pembangunan secara lebih terencana dan berkelanjutan,” pungkasnya.
- Penulis: Admin
- Sumber: sep







