Breaking News
light_mode
Beranda » Agama » Ketika Kesuksesan Tak Lupa Asal: Masjid Edi Suhaedi Dibangun Sebagai Bentuk Penghormatan

Ketika Kesuksesan Tak Lupa Asal: Masjid Edi Suhaedi Dibangun Sebagai Bentuk Penghormatan

  • account_circle Sep
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews com,- Di antara debu pembangunan dan lantunan doa yang kelak menggema, sebuah masjid kini perlahan berdiri. Bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan penanda sejarah tentang persaudaraan, pengorbanan, dan rasa terima kasih yang tak lekang oleh waktu.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
H.soetedsy Masa Era Tahun 70 Han

H.soetedsy Masa Era Tahun 70 Han

Masjid itu diberi nama Masjid Edi Suhaedi.

Nama yang bukan diambil dari tokoh besar di buku sejarah, tetapi dari seorang manusia pekerja—sosok yang jasanya hidup dalam perjalanan panjang seorang pengusaha sukses nasional, H. Soeteddy.

Kisah ini bermula pada tahun 1968, masa ketika hidup bukan perkara pilihan, melainkan perjuangan. Sebuah pesan orang tua menjadi bara yang menyalakan langkah H. Soeteddy: carilah biaya kuliahmu sendiri. Di tengah kesulitan ekonomi dan keterbatasan zaman, ia berangkat ke Jakarta, menggenggam harapan, dan menggandeng sepupunya, Edi Suhaedi, pemuda lulusan STM asal Desa Kaliaren.

Dari desa ke ibu kota, mereka datang bukan sebagai siapa-siapa. Namun sejak awal, mereka memegang satu prinsip hidup: saling menopang dan saling menolong. Prinsip sederhana yang kelak mengantarkan mereka menembus kerasnya ibu kota.

H. Soeteddy dan Edi Suhaedi bekerja di PD Pasar Jaya, menjalani pekerjaan sebagai leveransi kayu—mencari kayu untuk proyek-proyek pembangunan pasar, hingga ke kawasan Pasar Ikan, Jakarta Utara. Di masa itu, pembangunan pasar masih sangat sederhana, hanya membutuhkan kayu dan seng.

Namun dari kesederhanaan itulah, langkah besar dimulai.
Berkat ketekunan dan kecakapan Edi Suhaedi, dari pekerjaan tersebut ia memperoleh tambahan penghasilan sekitar 15 persen. Lebih dari sekadar angka, itu adalah modal keyakinan—bahwa kerja jujur dan kebersamaan mampu membuka jalan.

Perlahan, mereka merambah proyek yang lebih besar, termasuk renovasi Gedung Pusat PD Pasar Jaya di kawasan Petojo, Jakarta Pusat. Dari sanalah H. Soeteddy mulai tumbuh dan berkembang di dunia konstruksi. Di saat yang sama, ia tetap melanjutkan kuliahnya dengan biaya sendiri, hingga menikah dan membangun keluarga dari hasil jerih payahnya.

Perjalanan itu tak pernah sendiri.
Hingga akhirnya, H. Soeteddy dikenal sebagai pemborong, pengembang perumahan, mitra proyek PLN, dan pengusaha sukses di kancah nasional. Namun di balik semua pencapaian itu, ia tak pernah lupa pada satu nama.
Edi Suhaedi.

Img 20260112 Wa0050

Di mata H. Soeteddy, Edi bukan hanya sepupu sejak Sekolah Rakyat, melainkan sosok yang membuka jalan, menjadi wasilah atas rezeki dan keberlanjutan usahanya hingga hari ini. Edi Suhaedi adalah pekerja sejati, kepala keluarga yang baik, dan ayah yang berhasil mengantarkan anak-anaknya menuju kesuksesan.
Sekitar 15 tahun silam, Edi Suhaedi telah berpulang.

Namun kebaikannya tidak ikut terkubur bersama tanah.
Sebagai manusia beriman dan religius, H. Soeteddy selalu menjadikan agama sebagai pedoman hidup. Nilai-nilai spiritual membentuk integritasnya mendorongnya untuk terus berbagi, membantu sesama, dan mengabadikan kebaikan dalam bentuk amal jariyah.
Salah satu ikhtiarnya adalah membangun masjid-masjid di kota kelahirannya.

Dan pada tahun 2026, pembangunan Masjid ke-8 pun dimulai, berlokasi di Desa Nanggela, sebelum arah Rumah Sakit Sidawangi. Masjid itu sengaja dinamai Masjid Edi Suhaedi, sebagai bentuk penghargaan tertinggi kepada seseorang yang telah berjasa besar dalam perjalanan hidup dan kesuksesannya.

Penamaan masjid ini bukan sekadar simbol, melainkan ungkapan terima kasih yang paling tulus—sebagaimana rasa hormat seorang anak kepada orang tuanya. Sebuah pengingat bahwa dalam hidup, kesuksesan tidak pernah berdiri sendiri; selalu ada tangan-tangan baik yang lebih dulu menguatkan langkah.

Semoga Allah SWT menempatkan Edi Suhaedi dan para pendahulu kita di tempat terbaik di sisi-Nya.
Dan semoga masjid ini menjadi cahaya—bukan hanya bagi mereka yang bersujud di dalamnya, tetapi juga bagi generasi yang belajar tentang arti mengenang jasa, membalas kebaikan, dan menjaga nilai kemanusiaan.

Karena sejatinya, bangunan paling kokoh bukanlah yang menjulang tinggi, melainkan yang dibangun di atas rasa syukur dan ketulusan hati.

 

  • Penulis: Sep

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Panen Perdana Mikroba PA 63 Garuda Petani Optimis Lumbung Padi Nasional Bangkit Kembali

    Jelang Panen Perdana Mikroba PA 63 Garuda Petani Optimis Lumbung Padi Nasional Bangkit Kembali

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Karawang – Sebuah langkah besar menuju kebangkitan pertanian nasional ditandai dengan panen perdana program Mikroba PA 63 Garuda seluas 2,2 hektare di Desa Tanah Baru, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (13/5/2025).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Panen ini menjadi pembuka menjelang panen raya seluas 250 hektare yang akan […]

  • MPLS SMAN 25 Bandung Tahun 2025 Berlangsung Lancar dan Edukatif, Tegaskan Komitmen Inklusi Pendidikan

    MPLS SMAN 25 Bandung Tahun 2025 Berlangsung Lancar dan Edukatif, Tegaskan Komitmen Inklusi Pendidikan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jelajahtvnews.com, Bandung – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 25 Bandung resmi dimulai. Berlokasi di Jalan Baturaden VIII No.21, Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, kegiatan ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat. Sejak pagi, seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian acara dengan antusiasme tinggi.Thank you for reading this post, don’t […]

  • Mutasi Rasa Rakyat: Bupati Kuningan Lantik Pejabat di Desa Wisata Cibuntu, Tanda Awal Birokrasi Baru

    Mutasi Rasa Rakyat: Bupati Kuningan Lantik Pejabat di Desa Wisata Cibuntu, Tanda Awal Birokrasi Baru

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com, Kuningan – Mutasi atau rotasi pejabat yang biasanya berlangsung dalam suasana formal dan sakral di Pendopo Kabupaten, kini tampil beda. Di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar dan Hj. Tuti Andriani, prosesi mutasi justru digelar di Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Jumat 13 juli 2025 .Thank you for reading this […]

  • Pengumuman Pemenang Hadiah

    Bank Kuningan Dorong Semangat Mahasiswa Lewat Undian Setoran Kuliah Periode 2024–2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Perumda BPR Kuningan melalui kegiatan Undian Setoran Kuliah Periode 2024–2025. Program tahunan yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi bentuk nyata komitmen Bank Kuningan dalam mendukung kelancaran pembayaran biaya pendidikan mahasiswa di Kabupaten Kuningan.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Acara pengundian berlangsung […]

  • Smp Tahfidz Graha Quran Siap Bersinerg

    SMP Tahfidz Graha Quran Jalin Sinergi dengan Pemkab Kuningan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- SMP Tahfidz Graha Quran melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Wakil Bupati Kuningan di Ruang Kerja Wakil Bupati, Lantai 2 Komplek KIC Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa (13/1/2026).Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya dalam bidang pendidikan dan […]

  • Img 20251218 Wa0146

    Jelang Hari Ibu ke-97, GOW Kuningan Tebar Bakti untuk Bangsa

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Menjelang peringatan Hari Ibu ke-97 yang jatuh pada 22 Desember 2025, semangat perjuangan dan kasih sayang perempuan kembali bergema di Kabupaten Kuningan. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan, Hj. Rini Sujiyanti, SE, MM, bersama jajaran pengurus dan organisasi perempuan, menggelar rangkaian kegiatan sosial dan kebangsaan sebagai wujud nyata peran ibu dalam pembangunan bangsa.Thank […]

expand_less