Ikon Angklung Cipari-Cisantana Berdiri Akan Megah, Simbol Kebanggaan Baru Kuningan
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tugu Angklung
KUNINGAN – Di tanah yang dipeluk kaki Gunung Ciremai, sebuah mahakarya lahir hasil dari gagasan Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H.Dian Rachmat Yanuar MSi, Ikon Angklung itu, Bukan sekadar monumen, melainkan simbol budaya yang menjelma menjadi kebanggaan baru masyarakat Kabupaten Kuningan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Berlokasi di persimpangan Jalan Cipari–Cisantana, tepatnya di kawasan pertigaan Cipari , akan berdiri kokoh sebuah karya seni angklung berukuran monumental.
Karya ini bukan hanya penghias ruang kota, tetapi juga representasi doa, harapan, dan penghormatan terhadap warisan leluhur yang telah lama hidup dalam denyut nadi masyarakat Sunda.
Struktur angklung raksasa tersebut dirancang dengan bentuk harmonis dan sarat makna. Setiap lekuk dan detailnya menggambarkan semangat pelestarian budaya, sekaligus menjadi penanda identitas daerah.dan Dibangun menggunakan anggaran non pemerintah.
Kehadirannya di ruang publik diharapkan mampu mengingatkan generasi muda bahwa seni tradisi bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan.
Lebih dari itu, pembangunan ikon angklung ini menjadi bagian dari ikhtiar besar menjadikan Kuningan sebagai “Kabupaten Angklung”. Sebuah gagasan yang berangkat dari keyakinan bahwa potensi lokal harus dirawat dan dikembangkan dari tanahnya sendiri.
Angklung sebagai alat musik bambu diatonis telah lama dikenal sebagai warisan budaya Nusantara. Dari getaran bambu yang sederhana, lahir harmoni yang menyatukan. Kini, melalui karya monumental di Cisantana, harmoni itu tidak hanya terdengar, tetapi juga terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Pemerintah daerah dan para pegiat seni berharap, keberadaan ikon ini mampu menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus ruang edukasi. Sebab di setiap getar angklung, tersimpan jati diri. Dan di setiap harmoni yang menggema, terpatri suara kebanggaan Kuningan yang tak ingin berhenti bergema.
- Penulis: Admin
