Di Balik Takbir Idulfitri, Pesan Haru H. Rokhmat Ardiyan: Tentang Maaf, Rindu, dan Hangatnya Kebersamaan
- account_circle Admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

H.rokhmat Ardianse.mm
jelajahtvnews.com,- Menjelang datangnya Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana haru mulai menyelimuti hati banyak orang. Kumandang takbir yang sebentar lagi menggema di seluruh penjuru negeri seolah menjadi penanda bahwa bulan suci Ramadan yang penuh makna akan segera berakhir. Di tengah suasana penuh kehangatan itu,
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Anggota DPR RI, H. Rokhmat Ardiyan, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada masyarakat dengan pesan yang sarat makna, menyentuh hati, dan penuh ketulusan.
Menurutnya, Idulfitri bukan sekadar perayaan tahunan yang datang dan pergi. Lebih dari itu, Idulfitri adalah perjalanan batin yang membawa manusia kembali kepada fitrahnya—kepada hati yang bersih, jiwa yang lapang, serta hubungan yang damai dengan sesama.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Setelah sebulan penuh kita menjalani Ramadan dengan kesabaran dan keikhlasan, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan mengembalikan kita pada fitrah yang suci,” ujar H. Rokhmat Ardiyan.
Ia menuturkan, Ramadan selalu meninggalkan jejak pelajaran yang mendalam bagi setiap insan. Di bulan penuh berkah itu, manusia belajar menahan amarah, belajar bersabar, serta belajar merasakan arti berbagi dengan sesama yang membutuhkan.
Ramadan juga menjadi ruang perenungan yang penuh makna. Ada doa-doa yang dipanjatkan dengan harapan tulus, ada air mata yang jatuh dalam sujud panjang di malam hari, dan ada harapan-harapan yang disimpan dalam hati demi kehidupan yang lebih baik.
“Ketika kita merasakan lapar dan dahaga saat berpuasa, kita belajar memahami bagaimana saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan menjalani hari-hari mereka. Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama,” tuturnya.
Saat malam takbir tiba, lanjutnya, sering kali manusia larut dalam kenangan. Ada rasa syukur karena diberi kesempatan menjalani Ramadan, namun ada pula rasa rindu kepada orang-orang yang dahulu selalu bersama merayakan hari kemenangan.
“Setiap Idulfitri selalu membawa kenangan. Ada orang tua yang dulu menunggu kita pulang ke rumah, ada keluarga yang duduk bersama menikmati hidangan sederhana di pagi hari raya, dan ada sahabat-sahabat yang dulu berbagi tawa bersama kita. Sebagian dari mereka kini mungkin hanya tinggal kenangan yang kita kirimkan doa,” ungkapnya dengan nada haru.
Namun di balik rasa rindu itu, Idulfitri juga selalu menghadirkan harapan baru. Hari kemenangan menjadi momen terbaik untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan—memperbaiki hubungan yang sempat renggang, memaafkan kesalahan yang pernah terjadi, serta memperkuat kembali tali persaudaraan.
Sebagai wakil rakyat di parlemen, H. Rokhmat Ardiyan juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan.
Menurutnya, kekuatan masyarakat terletak pada solidaritas, gotong royong, serta kepedulian terhadap satu sama lain.
Ia berharap semangat berbagi yang terasa begitu kuat selama bulan Ramadan tidak berhenti setelah bulan suci berlalu, melainkan terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat berbagi yang kita rasakan selama Ramadan jangan sampai berhenti setelah bulan suci berlalu. Nilai-nilai itu harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Di tengah berbagai dinamika kehidupan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan. Karena kedamaian dalam kehidupan sosial hanya dapat terwujud jika setiap orang memiliki hati yang lapang serta saling menghargai.
Menutup pesannya, H. Rokhmat Ardiyan kembali menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri dengan penuh ketulusan.
“Semoga Idulfitri ini membawa kedamaian di hati kita semua. Semoga setiap langkah kita dipenuhi keberkahan, dan semoga kebahagiaan sederhana bersama keluarga menjadi anugerah yang paling berharga,” tuturnya.
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai awal baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, serta lebih mampu menghadirkan kebaikan bagi sesama.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kita insan yang lebih baik dari hari ke hari.”
- Penulis: Admin
