Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Diduga Penyakit Super Flu Merebak Di Kuningan, Kadinkes Beri Penjelasan

Diduga Penyakit Super Flu Merebak Di Kuningan, Kadinkes Beri Penjelasan

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Dugaan merebaknya penyakit yang oleh masyarakat disebut sebagai “super flu” mulai menjadi perhatian di Kabupaten Kuningan. Keluhan dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, nyeri tubuh hingga kelelahan dilaporkan dialami sejumlah masyarakat, termasuk anak-anak dan orang dewasa.

Peningkatan pasien dengan keluhan penyakit pernapasan juga disebut terlihat di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, kondisi tersebut belum dapat secara langsung disimpulkan sebagai wabah atau infeksi virus tertentu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan yang dapat memastikan adanya penyakit yang disebut “super flu” tersebut.

Menurutnya, Dinas Kesehatan masih membutuhkan dukungan pemeriksaan dan sarana diagnostik yang memadai untuk memastikan penyebab penyakit. Karena itu, Dinkes belum berani menyimpulkan bahwa peningkatan keluhan tersebut disebabkan oleh virus influenza tertentu.

“Sampai saat ini belum menerima laporan terkait pastinya dugaan penyakit tersebut. Kami dari pihak Dinkes belum menyimpulkan bahwa itu merupakan penyakit yang ditimbulkan oleh virus tertentu,” demikian keterangan yang disampaikan.

Meski demikian, Dinkes mengakui bahwa dalam satu bulan terakhir kasus penyakit di Kabupaten Kuningan sedang berada pada tingkat yang cukup tinggi. Kondisi tersebut tetap menjadi perhatian dan perlu dipantau melalui sistem surveilans kesehatan.

Secara nasional, Kementerian Kesehatan memang melakukan surveilans terhadap influenza dan berbagai penyakit pernapasan. Data surveilans sebelumnya menunjukkan adanya deteksi Influenza A(H3N2) dan A(H1N1)pdm09 dalam pemeriksaan nasional.

Namun, keberadaan kedua subtipe tersebut dalam surveilans nasional tidak otomatis membuktikan bahwa pasien di Kuningan terinfeksi virus yang sama.

Gejala influenza secara umum dapat berupa demam yang muncul tiba-tiba, batuk, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, rasa lelah berat, sakit tenggorokan, dan hidung berair. Gejala tersebut dapat menyerupai berbagai penyakit pernapasan lainnya sehingga pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak langsung memberikan label “super flu” terhadap setiap kasus demam, batuk atau pilek sebelum terdapat hasil pemeriksaan medis.

Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, pola makan, istirahat serta pola tidur yang baik. Bagi masyarakat yang mengalami gejala cukup berat atau kondisi yang memburuk, pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan menjadi langkah yang penting.

Di tengah munculnya kekhawatiran masyarakat, pesan utamanya adalah waspada tanpa panik. Informasi mengenai peningkatan kasus perlu terus dipantau, sementara kepastian mengenai jenis virus maupun status wabah harus menunggu data surveilans dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less