Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Duduk Satu Meja Isu Penamaan Cikeas dan Cijoho Sempat Di Bahas

Duduk Satu Meja Isu Penamaan Cikeas dan Cijoho Sempat Di Bahas

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN — Upaya memperkuat komunikasi dan harmonisasi antara pemerintah daerah, partai politik, legislatif, dan media menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan Kabupaten Kuningan.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan “Ngobrol Santai: Satu Meja, Satu Komitmen Merawat Kebersamaan Membangun Kuningan”, yang menghadirkan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan Asep Setiamulyana sebagai pembicara.

Turut hadir Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kuningan H. Darius Harnida, S.H., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, serta sejumlah insan media.

Dalam dialog tersebut, isu komunikasi antara partai politik dan pemerintah daerah menjadi salah satu perhatian. Menanggapi pertanyaan media mengenai harmonisasi dan komunikasi dengan Bupati Kuningan, Asep Setiamulyana menyampaikan bahwa komunikasi yang terjalin saat ini berjalan dengan baik.

Menurutnya, sebagai partai yang menjadi bagian dari pengusung program prioritas pemerintah daerah, Partai Golkar berupaya memberikan dukungan terhadap berbagai program unggulan Bupati Kuningan.

Dukungan tersebut mencakup sejumlah sektor, di antaranya penguatan prasarana rumah sakit, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta berbagai program lain yang dinilai berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Asep juga menegaskan bahwa komunikasi dan kerja sama diperlukan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi daerah.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, media memiliki posisi penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Media sebagai jembatan untuk menyampaikan informasi,” ujar Dian dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menanggapi adanya penyebutan istilah “Cikeas” dan “Cijoho” yang berkembang dalam pembicaraan politik lokal. Dian menyampaikan bahwa dirinya tidak mengenal istilah tersebut sebagai bagian dari pola komunikasi pemerintahannya.

Lebih jauh, Bupati menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan, komunikasi dengan partai politik dan lembaga legislatif merupakan bagian dari dinamika pembangunan daerah.

Menurut Dian, pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk partai politik dan anggota DPRD, agar program-program yang telah dirancang dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia memandang partai politik sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, dengan tetap mengedepankan tujuan dan gagasan pembangunan.

Begitu pula dengan DPRD, dukungan dan komunikasi antara eksekutif dan legislatif menjadi bagian penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan program pembangunan.

Forum “Satu Meja, Satu Komitmen” tersebut akhirnya tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi lintas unsur.

Harmonisasi antara pemerintah, partai politik, legislatif, dan media diharapkan dapat menciptakan ruang komunikasi yang sehat, sehingga perbedaan pandangan dapat dikelola melalui dialog dan diarahkan pada kepentingan pembangunan serta masyarakat Kabupaten Kuningan.

Pada akhirnya, pembangunan daerah membutuhkan lebih dari sekadar program. Diperlukan komunikasi, kolaborasi, dan komitmen bersama agar setiap kebijakan dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less