Film Nasional “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu” Ajak Tokoh dan Brand Bersatu Lawan Bullying
- account_circle Jelajah TvNews
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_16908288
SUBANG— Perlawanan terhadap perundungan atau bullying tidak cukup hanya dengan kata-kata. Dibutuhkan keberanian, kepedulian, serta gerakan bersama untuk membangun lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dan generasi muda Indonesia.
Hal tersebut Diungkap , Sultan Sepuh Cirebon Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., selaku produser film “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu”, saat hadir membererikan sambutan Di Open Casting film , Di Wilayah Subang Jawa Barat. 06 September 2026
Semangat itulah yang diusung melalui sebuah karya film nasional berjudul “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu”. Film ini diproyeksikan menjadi bagian dari Kampanye Nasional Stop Bullying, dengan membawa pesan tentang pentingnya kesadaran, kepedulian, persahabatan, dan keberanian untuk menghentikan perundungan.
Executive Producer sekaligus bintang tamu, Rdn. Sandy Tumiwa, menyampaikan, oMelalui proyek tersebut, para tokoh masyarakat, individu, pemilik perusahaan, hingga pemilik brand diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam sebuah gerakan sosial yang tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan.
Film “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu” diharapkan mampu menjadi medium untuk menyentuh lebih banyak hati, khususnya anak-anak dan generasi muda, agar memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menyakiti.
Lebih dari sekadar produksi film, gerakan ini ingin meninggalkan sebuah legacy positif bagi generasi penerus bangsa.
Karena pada akhirnya, menghentikan bullying bukan hanya tugas satu orang. Ini adalah tanggung jawab bersama. ujar Executive produser.
- Penulis: Jelajah TvNews



