Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prof Suwari Soroti Dugaan Tunjangan DPRD Kuningan Tanpa Perbup: “Berpotensi Korupsi”

Prof Suwari Soroti Dugaan Tunjangan DPRD Kuningan Tanpa Perbup: “Berpotensi Korupsi”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Dugaan pencairan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kuningan tanpa dasar hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) mendapat sorotan tajam dari Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Kuningan, Suwari Akhmadhian.

Saat ditemui di Kampus I Universitas Kuningan, Jumat (8/5/2026), Prof Suwari menegaskan bahwa pencairan tunjangan DPRD Tahun Anggaran 2025 hingga Januari 2026 tanpa Perbup merupakan persoalan serius yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Menurutnya, apabila aturan mengharuskan adanya Perbup sebagai dasar hukum, maka pencairan anggaran tanpa regulasi tersebut jelas menyalahi ketentuan. Ia bahkan menilai dana tunjangan yang telah diterima seharusnya segera dikembalikan guna menghindari persoalan hukum yang lebih besar.

Prof Suwari menjelaskan, langkah awal penyelesaian seharusnya dilakukan melalui mekanisme administratif. Dalam hal ini, Inspektorat diminta memberikan teguran serta mendorong pengembalian dana melalui mekanisme Tuntutan Ganti Rugi (TGR).

Namun apabila dana tersebut tidak dikembalikan, persoalan dinilai dapat berkembang ke ranah pidana dan berpotensi dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan alasan pencairan tunjangan tetap dilakukan meski dasar hukumnya belum lengkap.

Menurutnya, penyusunan Perbup semestinya melalui sejumlah tahapan penting seperti penilaian KJPP hingga uji publik. Jika tahapan tersebut tidak dilakukan, maka persoalan dianggap semakin serius dan patut dipertanyakan.

Guru besar hukum itu pun meminta masyarakat ikut mengawal kasus tersebut, termasuk memastikan ada tidaknya teguran administrasi dari Inspektorat dan pengembalian dana tunjangan oleh pihak terkait.

Selain itu, Prof Suwari juga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan untuk memeriksa tunjangan DPRD Kuningan dalam audit Tahun Anggaran 2025 guna memberikan kepastian hukum atas dugaan pelanggaran administrasi tersebut.

Ia menegaskan, seluruh penggunaan anggaran pemerintah wajib memiliki dasar aturan yang jelas karena anggaran tersebut berasal dari uang rakyat.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250821 171221

    Disporapar Kuningan & Mahasiswa KKN Kolaborasi Branding Digital Wisata Desa Cisantana

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan terus mendorong penguatan branding destinasi wisata berbasis digital. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Tuna Bangsa Cirebon yang tengah bertugas di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Hal tersebut disampaikan kepala Bidang Pemasaran Disporapar , Ahmad Jajuli,S.Kom.M.Si mewakili […]

  • Penawaran Investasi

    Kuningan Adiluhung 2025: Menjadi Pintu Gerbang Kolaborasi, Investasi, dan Budaya untuk Masa Depan Gemilang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Kabupaten Kuningan menegaskan diri sebagai daerah potensial dan berdaya saing lewat gelaran Kuningan Adiluhung: Expo, Investment, Culture & Network di Hotel Borobudur, Jakarta. Rabu 17 September 2025. Acara ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, mempertemukan pelaku usaha lokal, investor, budayawan, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam forum kreatif yang mengedepankan inovasi serta jaringan bisnis. Dalam […]

  • Di Balik Pintu Paripurna: Menanti Kehadiran Gubernur KDM di Hari Jadi Kuningan

    Di Balik Pintu Paripurna: Menanti Kehadiran Gubernur KDM di Hari Jadi Kuningan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Ketika pintu ruang paripurna dibuka, bukan sekadar pemimpin yang mengambil tempat, tetapi amanah rakyat kembali dipertaruhkan dan sejarah pemerintahan Kuningan kembali dituliskan.”

  • Kepala Bpkad Kuningan Deden Sopandi

    BPKAD Kuningan Bidik Pendapatan dari Dakting , Skema Nilai masih Dalam Perhitungan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Menertibkan kota itu penting, tapi jangan lupakan PAD. Dari dakting ini, kita tidak keluar biaya, namun tetap mendapatkan kontribusi dari operator.”

  • Gerai Me Gacoan Awirarangan

    Dugaan Limbah Resto Picu Keluhan Warga Awirarangan, Pengelola Janji Tindak Lanjut

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Investasi itu penting, tapi harus berwawasan lingkungan dan tidak merugikan masyarakat.” – Wayank, Ketua MPKT

  • Harga Terkendali Warga Tenang Gpm Dirahmati Jadi Instrumen Strategis Pengendali Inflasi Di Bulan Suci 1771844145

    Gerakan Pangan Murah Ramadan Diserbu Warga Haur Kuning

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran, memicu antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Harga yang ditawarkan terbilang sangat kompetitif. Beras medium dijual […]

expand_less