Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Surplus Beras Meningkat, Kuningan Tegaskan Peran Nyata Penyuluh Pertanian

Surplus Beras Meningkat, Kuningan Tegaskan Peran Nyata Penyuluh Pertanian

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dengan memastikan tidak ada lagi penyuluh pertanian yang “tak terlihat” di tengah petani. Langkah ini menjadi bagian penting dalam percepatan swasembada pangan, seiring meningkatnya capaian surplus beras daerah dalam dua tahun terakhir.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mencatat lonjakan surplus beras yang signifikan, dari 93 ribu ton pada 2024 menjadi 120 ribu ton pada 2025. Capaian ini menempatkan Kuningan sebagai salah satu daerah strategis penopang kebutuhan pangan di wilayah Jawa Barat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Wahyu Hidayah, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat lengah. Ia menekankan pentingnya transformasi peran penyuluh pertanian agar lebih aktif, responsif, dan benar-benar hadir di tengah petani.

Menurutnya, penyuluh bukan hanya pendamping teknis, melainkan harus menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi dan menggerakkan petani menghadapi tantangan zaman, mulai dari perubahan iklim hingga dinamika pasar global.

Sepanjang 2025, produksi padi Kuningan mencapai 396.873 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara 254.435 ton beras. Dengan kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 134.191 ton per tahun, daerah ini berhasil mencatat surplus beras sebesar 120.244 ton.

Memasuki awal 2026, capaian tersebut semakin menguat. Hingga akhir Maret, sekitar 78 persen lahan sawah atau 20.310 hektare dari total luas 26.016 hektare telah dipanen. Angka ini menunjukkan percepatan musim panen yang lebih progresif dibandingkan sejumlah daerah lain.
“Ini menunjukkan Kuningan tidak hanya surplus, tetapi juga lebih cepat dalam mengawal musim tanam dan panen, sehingga mampu mengisi pasokan beras nasional sejak awal tahun,” ujar Wahyu.

Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan ke depan. Kritik dari petani terkait minimnya kehadiran penyuluh di lapangan menjadi perhatian serius yang harus segera dibenahi.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah mendorong perubahan pola kerja penyuluh menjadi lebih proaktif, solutif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan petani. Tiga kekuatan utama yang harus dimiliki penyuluh ke depan, yakni penguasaan pengetahuan, kemampuan membangun kepercayaan, dan integritas.

Dengan modal surplus yang terus meningkat serta sistem tanam yang semakin progresif, Kuningan diyakini mampu terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Ini bukan sekadar capaian daerah, tetapi bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam menjaga pangan Indonesia,” tegas Wahyu.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bangkong” Ngamumule Adat Sunda Kuningan Hadir sebagai Wadah Seni  Kreatif  Dan Inovasi

    “Bangkong” Ngamumule Adat Sunda Kuningan Hadir sebagai Wadah Seni Kreatif Dan Inovasi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Melestarikan budaya bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi merawat jati diri dan warisan luhur agar tetap hidup di hati generasi penerus.”

  • Dishub Kuningan Gandeng BPSDM Kemenhub, Putra Daerah Berpeluang Jadi Taruna Kedinasan

    Dishub Kuningan Gandeng BPSDM Kemenhub, Putra Daerah Berpeluang Jadi Taruna Kedinasan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Kami ingin putra-putri terbaik Kabupaten Kuningan memanfaatkan kesempatan ini untuk menempuh pendidikan kedinasan dan kembali mengabdi membangun daerah melalui sektor transportasi.” — M. Nurdijanto, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan

  • Ipba 5

    Merah Putih Membara di Bojong Serang: Pemuda IPBA Gelorakan Semangat HUT RI ke-80 & Hari Jadi Kuningan ke-527

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan – Semangat kemerdekaan dan kecintaan pada tanah kelahiran kembali berkobar di Lingkungan Bojong Serang, Kelurahan Kuningan. Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 sekaligus menyongsong Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-527, masyarakat bersama para pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Bojong Al Generation (IPBA) di bawah kepemimpinan Dandy Indrakusumah, sukses menghadirkan rangkaian acara penuh kebersamaan dan […]

  • Kolaborasi Pemda, PDAU dan Rumah Tani Nusantara Perkuat Ketahanan Pangan Kuningan

    Kolaborasi Pemda, PDAU dan Rumah Tani Nusantara Perkuat Ketahanan Pangan Kuningan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    “Rumah Sayur bukan sekadar tempat jual beli, tetapi wujud komitmen pemerintah agar petani mendapatkan harga terbaik, masyarakat memperoleh produk berkualitas, dan kesejahteraan petani terus meningkat.” — Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar

  • Andi Gani Nena Wea Sh Mh

    Buruh Sambut Pengesahan UU PPRT: Kemenangan Setelah 22 Tahun Perjuangan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “UU ini bukan hanya soal regulasi, tetapi tentang martabat dan keadilan bagi pekerja rumah tangga.” – Andi Gani Nena Wea

  • Sep.rhtd Jetvnews

    “Lesunya Sektor Wisata dan Kuliner Kuningan Alarm Bagi Pemerintah ”

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Sep.rhdt: Redaksi jelajahtvnews.com Kabupaten Kuningan, yang dikenal sebagai permata di kaki Gunung Ciremai, kini menghadapi tantangan berat. Dalam beberapa bulan terakhir, kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan mengalami penurunan signifikan. Lesunya sektor pariwisata ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk kembali bergerak aktif melakukan langkah penyelamatan. Daya tarik Kuningan sejatinya luar biasa — dari sejuknya […]

expand_less