Breaking News
light_mode
Beranda » Agama » Semangat Kebersamaan Warnai Harlah ke-25 Awirarangan, Refleksi Perjalanan Menuju Masyarakat Bermartaba

Semangat Kebersamaan Warnai Harlah ke-25 Awirarangan, Refleksi Perjalanan Menuju Masyarakat Bermartaba

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Kelurahan Awirarangan tahun 2026 berlangsung meriah dan sarat nilai budaya. Momentum seperempat abad ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi perjalanan panjang pembangunan sekaligus penguat jalinan persatuan masyarakat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Carnaval Di Wilayah Awirarangan Kuningan

Carnaval Di Wilayah Awirarangan Kuningan

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, dalam sambutannya mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga yang terus terjaga. Ia menegaskan bahwa perjalanan 25 tahun merupakan proses panjang yang penuh dengan sejarah, perjuangan, serta dinamika pembangunan yang patut disyukuri bersama.

Menurutnya, kemajuan yang diraih Kelurahan Awirarangan saat ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pembangunan yang semakin baik, pelayanan publik yang meningkat, serta kehidupan sosial yang harmonis menjadi indikator keberhasilan tersebut.

“Ini adalah buah dari kebersamaan. Masyarakat Awirarangan telah menunjukkan bahwa dengan gotong royong, kemajuan bisa diraih bersama,” ujarnya.

Salah satu daya tarik utama dalam perayaan ini adalah pawai alegoris yang menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas warga. Lebih dari sekadar hiburan, pawai tersebut menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus simbol kekompakan masyarakat dalam menjaga identitas lokal.

Masyrakat Awirarangan Kuningan

Masyrakat Awirarangan Kuningan

Mengusung tema “Indahnya Kebersamaan Menuju Masyarakat Awirarangan Maju dan Bermartabat”, rangkaian kegiatan Harlah ke-25 diisi dengan berbagai aktivitas bernilai tradisi dan sosial. Mulai dari ziarah makam leluhur, doa bersama, tradisi Sabumi, hingga kegiatan kemanusiaan seperti donor darah dan pengobatan gratis.

Lurah Awirarangan, Budiman, SE, menegaskan bahwa capaian saat ini merupakan hasil kerja keras kolektif masyarakat. Ia menyebut berbagai stigma masa lalu kini telah tergantikan oleh kemajuan nyata yang dirasakan bersama.
“Sepuluh rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa Awirarangan terus berkembang dengan semangat kebersamaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana LPM, Andi Rahmat, menambahkan bahwa peringatan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada para tokoh terdahulu yang telah berjasa membangun wilayah tersebut. Ia menilai, nilai gotong royong yang diwariskan para pendahulu menjadi fondasi kuat dalam pembangunan saat ini.

Pawai alegoris yang menjadi agenda unggulan sukses menyedot perhatian masyarakat dan menjadi simbol keberagaman budaya yang hidup di tengah warga. Adapun puncak perayaan akan ditutup dengan kegiatan khitanan massal sebagai wujud kepedulian sosial.

Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta kepedulian sosial terus terjaga, seiring langkah Kelurahan Awirarangan menuju masa depan yang lebih maju, sejalan dengan visi Kabupaten Kuningan “MELESAT” (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh

  • Penulis: Admin
expand_less