Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Babinsa dan Sumur Jangkung Jejak Pengabdian Di Titik Kesadaran Leluhur Kuningan

Babinsa dan Sumur Jangkung Jejak Pengabdian Di Titik Kesadaran Leluhur Kuningan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews.com,- Di balik heningnya aliran Sungai Cigede dan kokohnya situs keramat Sumur Jangkung, tersimpan sejarah panjang yang masih hidup hingga kini. Sumur yang tak pernah surut meski kemarau panjang ini bukan sekadar sumber air, tapi juga tapak suci peradaban leluhur, tempat ngalap berkah bagi masyarakat, dan bagian penting dalam kesadaran spiritual etnis Tionghoa yang sejak lama tinggal di Kampung Pachinan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Gambar Renovasi Sumur Jangkung Ancaran

Namun, kondisi Sumur Jangkung saat ini sangat memprihatinkan. Situs sakral yang dulu menjadi tumpuan harapan banyak jiwa kini terlupakan oleh zaman. Di sinilah pengabdian seorang prajurit TNI berbicara dalam senyap.

Peltu Edi Rosadi, Babinsa Desa Ancaran, menunjukkan empatinya yang mendalam dengan menggagas renovasi situs keramat tersebut. Ia tak hanya bertugas menjaga wilayah, namun juga menjaga memori leluhur yang nyaris terhapus.

“Sumur Jangkung bukan sekadar air—ia adalah warisan yang menghidupi, baik secara fisik maupun spiritual. Kami ingin warga merasa bangga dan nyaman datang ke tempat ini, baik untuk berdoa, berobat, atau sekadar mengenang jejak karuhun,” ujar Peltu Edi.

Rencana renovasi ini tidak hanya bertujuan estetika, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian sejarah. Apalagi menjelang perayaan Imlek, banyak warga keturunan Tionghoa dari Kuningan dan luar daerah datang untuk memanfaatkan air berkah ini sebagai bagian dari upacara keagamaan mereka.

Situs Sumur Jangkung, yang dahulu juga berdekatan dengan Klenteng Ancaran yang kini tinggal tugu penanda, menjadi simpul sejarah pertemuan budaya Sunda dan Tionghoa. Renovasi ini adalah harapan akan bangkitnya kembali ruang-ruang suci yang menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan.

Peltu Edi Rosadi menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya dilakukan di garis depan, tapi juga dalam menjaga akar, air, dan jejak leluhur agar tak tenggelam ditelan waktu. Sebuah langkah kecil, namun bermakna besar bagi titik kesadaran Jawa Barat 2025 yang tengah tumbuh dari jantung Kuningan. (Sep )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khidmat dan Penuh Haru 438 Calon Haji Kloter 9 Kuningan Resmi Dilepas

    Khidmat dan Penuh Haru 438 Calon Haji Kloter 9 Kuningan Resmi Dilepas

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnea.com,- Pemerintah Kabupaten Kuningan secara resmi melepas 438 jemaah calon haji dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9 melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Masjid At-Taufiq, Kuningan Islamic Center, Minggu siang (11/5), pukul 12.30 WIB. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat […]

  • Img 20251213 Wa0049

    Anggota DPRD Provinsi Jabar Hj. Ika Siti Rachmatika Dorong Sinergi Program Pusat hingga Daerah

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ika Siti Rachmatika, SE, melakukan kunjungan kerja ke daerah. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan berbagai program pemerintah yang bersumber dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten. Pada kesempatan tersebut, Hj. Ika Siti Rachmatika menegaskan pentingnya memastikan bahwa program-program […]

  • Mang Ewo Pengamat Kebijakan Daerah

    Soal Pencabutan Moratorium, Mang Ewo: Kebijakan Ini Bukan Karena Kepentingan Sesaat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan — Terkait wacana pencabutan moratorium pembangunan perumahan, pemerhati kebijakan daerah Ewo Sujarwo, atau yang akrab disapa Mang Ewo, menyampaikan pandangan tegas mengenai isu yang tengah menjadi sorotan publik tersebut. Menurutnya, keputusan pencabutan moratorium tidak lahir dari kepentingan sesaat, melainkan melalui proses kajian panjang yang sudah dilakukan jauh sebelum kebijakan ini diumumkan. Mang Ewo menegaskan […]

  • Img 20250925 Wa0058

    Danrem 063/SGJ Tutup Serbuan Teritorial di Hantara, Tinggalkan Jejak Pembangunan dan Kebersamaan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahyvnews.com,- Langit Kamis (25/9/2025) menaungi sebuah peristiwa penuh makna. Di lapangan sepak bola Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, dentang waktu dari pukul 09.40 hingga 14.44 WIB menjadi saksi berakhirnya rangkaian panjang Serbuan Teritorial TNI Korem 063/SGJ di wilayah Kodim 0615/Kuningan. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Upacara penutupan berlangsung khidmat, dipimpin langsung […]

  • Peran Notaris & PPAT Penting Dalam Menciptakan Sistem Hukum Yang Tertib

    Peran Notaris & PPAT Penting Dalam Menciptakan Sistem Hukum Yang Tertib

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Dalam sambutan wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani Menyampaikan, bahwa halal bi halal ini merupakan sarana membangun sinergi yang lebih baik antar pemerintah daerah dengan para notaris dan PPAT. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! “Peran notaris dan PPAT sangat penting dalam menciptakan sistem hukum yang tertib dan dapat dipercaya masyarakat. […]

  • Erna Suherna Bang Suhe Saat Di Wisuda

    Erna Suherna Resmi Sandang Gelar Sarjana Ekonomi, Mantapkan Langkah Hadapi Tantangan Globalisasi Bisnis Syariah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    Bandung jelajahtvnews com — Sosok pria kelahiran Kuningan, Yang akrab Di Sapa Bang Suhe, dengan nama lengkap , Erna Suherna, kembali menorehkan pencapaian akademik. Setelah sebelumnya meraih gelar Sarjana Hukum (SH), ia resmi diwisuda sebagai Sarjana Ekonomi (SE) dalam Wisuda Periode II 2025 Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Al-Jabar Bandung, Sabtu 22 November […]

expand_less