Peduli Terhadap Pendidikan Anak, Hj. Rini Sujiyanti Bangun Gedung Sekolah dan Mesjid Di Cigugur
- account_circle sep
- calendar_month Rab, 27 Agu 2025
- visibility 67
- comment 0 komentar

Img20250827105450
jelakahtvnews.com,- Di tengah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sosok perempuan tangguh kembali menjadi sorotan. Hj. Rini Sujiyanti, SE., MM., salah satu tokoh perempuan Kabupaten Kuningan, menyampaikan pesan penuh makna tentang peran strategis perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
“Perempuan hebat adalah tonggak kekuatan negara. Ia bukan hanya penyayang dan pendidik bagi anak-anaknya, tapi juga pelindung masyarakat yang rentan. Sudah seharusnya perempuan juga menjadi agen perubahan nyata bagi pembangunan bangsa,” ucap Hj. Rini saat ditemui usai acara keagamaan bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di kediamannya.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan GOW Kuningan yang dipimpinnya telah menyentuh banyak lini kehidupan—mulai dari gerakan sosial, bedah rumah bagi masyarakat tak mampu, hingga pembangunan sekolah dan rumah ibadah. Terbaru, di momen Maulid ini, Hj. Rini meresmikan sebuah TK dan masjid di wilayah Cigugur, wujud nyata kepeduliannya terhadap pendidikan dan spiritualitas generasi penerus.

“Apa yang kami lakukan bukan untuk dilihat, tapi untuk ditiru. Saya ingin memulai dari diri sendiri, memberi contoh bahwa perubahan bisa lahir dari kepedulian kecil. Kalau kita semua bersatu, Kuningan tidak akan ada lagi kelaparan atau kemiskinan,” ungkapnya penuh semangat.
Perjuangannya yang telah berlangsung puluhan tahun tidak hanya menyentuh sisi fisik masyarakat—seperti pembangunan mushola, sekolah, dan fasilitas umum—namun juga menyemai nilai-nilai kemanusiaan yang kuat dalam diri perempuan Kuningan.
Melalui ketulusan dan konsistensi, Hj. Rini telah membuktikan bahwa pengaruh perempuan bukan hanya di ruang domestik, tapi juga menjadi tiang kokoh perubahan sosial. Ia berharap semangat gotong royong dan cinta sesama terus menyebar, dan perempuan-perempuan Kuningan lainnya terpanggil untuk ikut menjadi cahaya bagi sekelilingnya.
“Selama Allah beri kekuatan, saya akan terus berkarya untuk Kuningan tercinta,” tutupnya dengan haru dan tekad yang membara.
- Penulis: sep