Mahasiswa UNIKU Dibekali Literasi Keuangan oleh OJK Cirebon, Siap Hadapi Tantangan Era Digital
- account_circle Admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa Uniku Bersama Ojk Cirebon
KUNINGAN – Upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman keuangan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Kali ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menggandeng ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan (UNIKU) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan yang digelar di Gedung Student Center Iman Hidayat, Rabu (05/05/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sekitar 500 mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, hingga sektor perbankan. Turut hadir Rektor UNIKU Anna Fitri Hindriani, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi XI Shohibul Imam, pimpinan Bank Rakyat Indonesia Cabang Kuningan, serta Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar.
Dalam sambutannya, Rektor Anna menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar kemampuan mengatur uang, tetapi merupakan bekal penting untuk menghadapi kompleksitas kehidupan modern. Hal ini sejalan dengan tantangan era digital yang menuntut generasi muda lebih cerdas dalam mengambil keputusan finansial.
Pimpinan BRI Kuningan, Slamet Riyadi, turut memberikan wawasan praktis terkait pengelolaan keuangan yang sehat, pemahaman investasi legal, serta kewaspadaan terhadap maraknya penipuan digital. Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan layanan keuangan berbasis teknologi secara produktif.
Sementara itu, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap berbagai produk jasa keuangan.
“Kami berharap para mahasiswa dapat memahami produk keuangan secara menyeluruh, mulai dari perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan non-bank, serta mampu menyebarkan edukasi ini kepada lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai literasi keuangan sebagai kunci dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki kemampuan finansial yang baik agar mampu berkontribusi secara nyata.
Tak kalah penting, Anggota DPR RI Komisi XI, Shohibul Imam, memaparkan peran regulasi dan kebijakan negara dalam sektor jasa keuangan, termasuk perlindungan konsumen dari berbagai risiko finansial.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para mahasiswa. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
- Penulis: Admin


