Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Di Balik Raihan WTP, Tantangan Tata Kelola Keuangan Masih Menanti

Di Balik Raihan WTP, Tantangan Tata Kelola Keuangan Masih Menanti

KUNINGAN – Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 menjadi capaian yang patut diapresiasi bagi Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Mang Ewo ,Selaku pengamat Kebijakan Publik, Menyampaikan, penghargaan tersebut hendaknya tidak dimaknai sebagai puncak prestasi dalam penyelenggaraan tata kelola keuangan dan administrasi pemerintahan.

Opini WTP sejatinya merupakan indikator bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai standar yang berlaku. Karena itu, keberhasilan tersebut seharusnya menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Ujarnya.

Saat ini Mang ewo menilai, euforia berlebihan atas raihan WTP berpotensi menimbulkan rasa puas yang dapat berdampak pada menurunnya semangat pembenahan. Jika hal tersebut terjadi, upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah dikhawatirkan akan berjalan stagnan.

Selain itu, munculnya opini WTP juga tidak sepatutnya dikaitkan dengan asumsi-asumsi yang tidak berdasar. Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten , Nuzul Rachdy, pernah melontarkan sindiran bahwa keterlambatan perolehan opini WTP pada masa lalu yang disebabkan oleh faktor “telat lobi”.

Namun ketika opini WTP berhasil diraih tahun ini, tidak tepat apabila kemudian muncul anggapan sebaliknya bahwa keberhasilan tersebut terjadi karena “tepat lobi”.
Pasalnya, opini WTP diberikan BPK berdasarkan mekanisme pemeriksaan yang memiliki standar, prosedur, dan kriteria yang jelas. Ujarnya.

Penilaian tersebut mencakup kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kecukupan pengungkapan informasi.

Oleh karena itu, raihan WTP seharusnya dipandang sebagai hasil dari kerja keras, perbaikan sistem, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Ke depan, tantangan terbesar bukan sekadar mempertahankan opini WTP, tetapi memastikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik mampu diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang merata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan.

  • Penulis: jelajahtv news

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kuningan Dan Sekda Baru

    Langkah Panjang Uu Kusmana: Dari Akar Rumput ASN Menuju Kursi Sekda Kuningan

    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., resmi melantik Uu Kusmana, S.Sos., M.Si. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, menggantikan pejabat sebelumnya yang dijabat oleh Pj. Sekda Dr. Wahyu Hidayah, M.Si. Pelantikan berlangsung khidmat di Teras Pendopo Kuningan, Kamis (6/11/2025), disaksikan Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, SH., M.Kn., unsur Forkopimda, para kepala […]

  • Img 20250929 215422

    Kuningan Raih Penghargaan JDIH 2025: Bukti Komitmen Menuju Pemerintahan Transparan dan Melayani

    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Barat. Dalam ajang Penghargaan Peningkatan Kinerja Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tahun 2025, Kuningan berhasil meraih apresiasi bergengsi atas keberhasilannya menghadirkan keterbukaan hukum melalui transformasi digital. 29 September 2025Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur […]

  • Tani Merdeka Indonesia Dorong Kemandirian Petani Kuningan, Bupati Apresiasi Kiprah TMI

    Tani Merdeka Indonesia Dorong Kemandirian Petani Kuningan, Bupati Apresiasi Kiprah TMI

    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Tani Merdeka Indonesia Dorong Kemandirian Petani Kuningan, Bupati Apresiasi Kiprah TMIThank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Di tengah tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian, hadir sebuah gerakan yang membawa harapan baru bagi para petani Indonesia. Tani Merdeka Indonesia (TMI), sebuah organisasi yang lahir dari inisiatif gabungan kelompok tani, tokoh pertanian, […]

  • Situs Bersejarah Desa Susukan Jadi Sorotan, Kesadaran Budaya Masyarakat Kian Menguat

    Situs Bersejarah Desa Susukan Jadi Sorotan, Kesadaran Budaya Masyarakat Kian Menguat

    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    “Kesadaran masyarakat dalam menjaga adat, tradisi, dan peninggalan sejarah merupakan modal besar untuk membangun desa yang berkarakter dan berbudaya.” – Kang Dadan, Wakil Dewan Kebudayaan Kuningan

  • Img 20250815 155407

    Mang Ewo: Selter Sekda Ulang Kuningan Sah Secara Hukum, Langkah Korektif Bupati

    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Pengamat kebijakan publik Kuningan, Mang Ewo, angkat bicara terkait polemik pelaksanaan Seleksi Terbuka (Selter) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di Kabupaten Kuningan. Ia menegaskan, keputusan Bupati Dian Rachmat Yanuar untuk menggelar Selter ulang sudah sesuai aturan dan memiliki dasar hukum yang kuat.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Menurutnya, proses Selter Sekda sebelumnya […]

  • Acara Seni Ketangkasan Adu Domba Garut

    SKDG Tingkat Jawa Barat 2025: Wujud Pelestarian Budaya dan Silaturahmi Pecinta Domba Garut

    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com- Pamidangan Raksa Buana Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, kembali menjadi pusat perhatian para pencinta seni ketangkasan domba Garut se-Jawa Barat.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Sebanyak 174 pasangan domba, dengan total sekitar 400 peserta dari berbagai daerah seperti Banjar, Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Sumedang, dan Bandung, ambil bagian […]

expand_less