Angkat Isu Bullying, Kuda Putih Pictures Gelar Audisi Soundtrack Film Di Teras Mahar
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN – Audisi pengisi lagu resmi atau soundtrack film layar lebar Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu berlangsung penuh antusias di Cafe Teras Mahar. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi, bakat, dan kreativitas melalui seni musik sekaligus menyuarakan pesan antiperundungan atau bullying.
Ketua Pelaksana Audisi, Randi, menyampaikan bahwa audisi tersebut bukan ajang perlombaan yang memperebutkan hadiah berupa barang maupun uang. Peserta terbaik pilihan dewan juri justru akan memperoleh kesempatan istimewa untuk menjadi pengisi lagu resmi atau soundtrack film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu.
Menurut Randi, kesempatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat dan berkontribusi dalam karya perfilman yang membawa pesan sosial bagi masyarakat.
Dari 15 peserta yang mendaftar, sebanyak sembilan peserta hadir dan mengikuti audisi di Cafe Teras Mahar. Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan lima peserta terbaik.
Kelima peserta tersebut kemudian kembali tampil untuk menjalani penilaian lanjutan guna menentukan tiga peserta terbaik. Mereka akan tampil dalam babak final yang dijadwalkan berlangsung di Pendopo Kuningan.
Sultan Sepuh Cirebon Apresiasi Potensi Generasi Muda
Dalam sambutannya, Sultan Sepuh Cirebon, Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., didampingi Rdn. Sandy Tumiwa, S.H., serta sutradara Beben Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan potensi luar biasa yang ditunjukkan para peserta.
Sebagai produser sekaligus eksekutif produser film dari Kuda Putih Pictures, Pangeran Heru mengaku terharu melihat semangat anak-anak muda yang berani menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka melalui kegiatan tersebut.
Ia menilai, di tengah berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, termasuk perundungan, masih banyak anak yang memiliki bakat dan potensi besar untuk dikembangkan melalui kegiatan positif.
Menurutnya, potensi tersebut perlu mendapatkan ruang dan dukungan agar dapat tumbuh menjadi kreativitas yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.
“Sebagai generasi milenial, kita harus memberikan sebuah wadah dan porsi yang positif buat mereka. Anak-anak hari ini sangat produktif, tetapi masalahnya, produktivitas ini negatif atau positif?” ujar Pangeran Heru.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan lebih banyak kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja. Dengan demikian, energi serta kreativitas generasi muda dapat diarahkan pada aktivitas yang membangun, bukan kegiatan yang berdampak negatif.
Film sebagai Media Edukasi Antiperundungan
Lebih lanjut, Pangeran Heru berharap film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu dapat menjadi salah satu media edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya perundungan.
Melalui film layar lebar tersebut, pihaknya ingin menyampaikan pesan bahwa persoalan bullying perlu mendapatkan perhatian bersama, sekaligus mendorong tumbuhnya empati, kepedulian, dan persahabatan di lingkungan anak-anak maupun remaja.
Ia berharap karya tersebut dapat diterima masyarakat luas dan memberikan dampak positif, terutama dalam membangun lingkungan yang lebih aman, ramah, dan mendukung perkembangan generasi muda.
Audisi soundtrack ini pun tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga bagian dari upaya menggabungkan seni, kreativitas, dan pesan kemanusiaan. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan bahwa bakat yang dimiliki dapat menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai positif kepada masyarakat.
Dengan terpilihnya lima peserta terbaik dan berlanjutnya proses seleksi menuju tiga besar, perhatian kini tertuju pada babak final di Pendopo Kuningan. Momen tersebut diharapkan menjadi panggung bagi generasi muda untuk membuktikan kemampuan sekaligus menyuarakan pesan persahabatan dan antiperundungan melalui musik dan perfilman.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar