Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dugaan Perundungan SMP Kuningan, Polres Kuningan Temui Korban

Dugaan Perundungan SMP Kuningan, Polres Kuningan Temui Korban

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month 57 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Kasus dugaan bullying siswa SMP di Kuningan, Jawa Barat, menjadi perhatian aparat kepolisian. Satreskrim Polres Kuningan mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mendatangi korban. Namun, hingga Kamis (15/10/2026), keluarga korban belum membuat laporan resmi kepada kepolisian.

Polres Kuningan saat bertemu korban 

Kasat Reskrim Polres Kuningan menjelaskan bahwa aparat kepolisian telah berupaya menindaklanjuti informasi dugaan perundungan tersebut sejak awal kejadian.

“Kita sudah mendatangi korban beberapa kali. Namun, sampai saat ini korban, baik korban ataupun keluarganya, belum melakukan pengaduan atau pelaporan. Sehingga kita belum bisa melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya kepada awak media.

Menurut Kasat Reskrim, AKP Abdul Azis, S.H. penanganan awal dugaan bullying siswa SMP di Kuningan telah melibatkan sejumlah unsur kepolisian, mulai dari Polsek, unit yang menangani perlindungan perempuan dan anak (PPA), hingga Satreskrim Polres Kuningan.

Petugas dari polres Kuningan bahkan kembali mendatangi korban pada Kamis (15/10/2026) untuk mengetahui perkembangan kondisi serta memperoleh informasi mengenai peristiwa tersebut.

Namun, upaya klarifikasi belum dapat dilakukan karena pihak keluarga masih memprioritaskan pemulihan kesehatan anaknya.

“Kita sudah mendatangi korban beberapa kali dari awal kejadian, baik Polsek, PPA, maupun Satreskrim. Terakhir hari ini juga kita sudah datangi korban. Namun, pihak keluarga masih proses pemulihan anaknya,” jelasnya.

Kasat Reskrim membenarkan bahwa korban saat ini masih menjalani perawatan dan pemulihan di rumah sakit.

Meski demikian, berdasarkan hasil pengecekan terakhir, kondisi kesehatan korban dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Tadi hasil pengecekan terakhir sudah mulai membaik dan sudah bisa makan,” katanya.

Sementara itu, terkait informasi yang beredar mengenai dugaan tindakan yang dialami korban hingga menyebabkan gangguan kesehatan, kepolisian belum dapat memberikan kepastian.

“Informasinya demikian. Namun, saya belum bisa memastikan karena kita belum bisa melakukan klarifikasi terhadap korban,” tegasnya.

Dengan demikian, kronologi maupun bentuk dugaan perundungan yang dialami siswa tersebut belum dapat dipastikan secara resmi.

Meskipun keluarga korban belum membuat laporan resmi, kepolisian menyatakan siap membantu apabila pihak keluarga memutuskan menempuh proses hukum.

Selain membahas perkembangan kasus, Kasat Reskrim Polres Kuningan turut menyoroti pentingnya pengawasan terhadap perilaku siswa di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, kepolisian selama ini telah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pelajar mengenai bahaya perundungan.

“Kita dari pihak Polres Kuningan selalu memberikan pengawasan terhadap siswa-siswa terkait hal tersebut setiap ada kegiatan,” ungkapnya.

Ke depan, pihak kepolisian juga akan meningkatkan koordinasi dengan tenaga pendidik sebagai bagian dari langkah pencegahan.

“Untuk guru-guru nanti ke depannya kita akan melakukan koordinasi terkait siswa untuk masalah bullying ataupun perundungan,” tambahnya.

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekdis Kominfo Kuningan

    Ada Pesan Di Acara Silaturahmi Forum Camat SE Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yang terpenting bagaimana tentunya menjaga kondusivitas di kewilayahan… dan melaksanakan apa yang menjadi keharusan kewajiban di kewilayahan

  • Mang Ewo Pengamat Kebijakan Daerah

    Soal Pencabutan Moratorium, Mang Ewo: Kebijakan Ini Bukan Karena Kepentingan Sesaat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan — Terkait wacana pencabutan moratorium pembangunan perumahan, pemerhati kebijakan daerah Ewo Sujarwo, atau yang akrab disapa Mang Ewo, menyampaikan pandangan tegas mengenai isu yang tengah menjadi sorotan publik tersebut. Menurutnya, keputusan pencabutan moratorium tidak lahir dari kepentingan sesaat, melainkan melalui proses kajian panjang yang sudah dilakukan jauh sebelum kebijakan ini diumumkan. Mang Ewo menegaskan […]

  • Andi Gani Nena Wea Dorong Pengembangan Industri

    Andi Gani Nena Wea Dorong Industri Kuningan Tumbuh, Tekankan Lapangan Kerja dan Kawasan Konservasi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Kuningan harus maju secara industri, “tetapi tetap menjaga jati diri sebagai daerah konservasi.” – Andi Gani Nena Wea

  • Andi Gani Nena Wea dukung PESIK Kuningan menuju Juara Liga 4 Piala Presiden 2026

    Andi Gani Nena Wea dukung PESIK Kuningan menuju Juara Liga 4 Piala Presiden 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN,-Euforia kemenangan PESIK Kuningan terus menggema. Keberhasilan skuad berjuluk Laskar Kuda Ciremai melaju ke partai final Liga 4 Piala Presiden 2026 mendapat apresiasi dari tokoh nasional asal Kabupaten Kuningan, Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI itu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemain, tim pelatih, manajemen, serta para […]

  • Bupati Dan Kapolres Kuningan Sibuk Melayani

    Bupati dan Kapolres Turun Tangan Layani Warga, 6,5 Ton Beras Ludes di GPM Padaringan Susukan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, menjadi pusat perhatian saat Gerakan Pangan Murah (GPM) Padaringan diserbu warga. Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Polres Kuningan ini sukses menghadirkan bahan pokok terjangkau, bahkan 6,5 ton beras habis hanya dalam dua jam. Suasana Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Selasa (03/03/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga memadati lokasi Gerakan Pangan […]

  • Img 20250830 193016

    Panen Perdana 1.000 Melon di Lapas Kuningan, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan kembali menghadirkan terobosan positif melalui Kaligane Farm, lahan budidaya melon yang dikelola di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Pada Sabtu (30/8/2025), Lapas Kuningan sukses melaksanakan panen perdana 1.000 buah melon premium dan lokal, sebagai bagian nyata kontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional. Acara panen turut dihadiri Bupati Kuningan, […]

expand_less