Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Perusahan Diminta Bertanggung Jawab Atas Masalah Yang Muncul Akibat Penanaman Sawit Di Kuningan

Perusahan Diminta Bertanggung Jawab Atas Masalah Yang Muncul Akibat Penanaman Sawit Di Kuningan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

jelajahtvnews.com,- Bupati Kuningan Dr. H.Dian Rachmat Yanuar MSi menegaskan bahwa, perusahaan Kelapa Ciung Sukses Makmur ( KCSM ) yang melakukan penanaman sawit tanpa izin di Kabupaten Kuningan, harus bertanggung jawab atas berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat.

Haltersebut disampaikan dalam rapat kajian dan dengar pendapat dari para ahli di ruang rapat Serda KIC Jumat 21 Maret 2025.

Rapat kajian bersama berbagai unsur terkait

Saat ini menurut bupati, banyak permasalahan yang timbul akibat dampak penyebaran penanaman sawit, dimasyarakat secara diam diam. Dan perusahaan tersebut tidak mengantongi izin apapun , sedangkan dalam aturan RT/RW , Dikuningan tidak terdapat penanaman untuk pohon sawit, kecuali kopi rempah dan pohon lain bukan sawit

Bupati mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut selama ini tidak menunjukkan sikap kooperatif dengan pemerintah daerah. Selain itu, berdasarkan hasil rapat yang melibatkan dinas terkait, baik dari sektor perizinan maupun dinas pertanian.

Diketahui bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki izin resmi untuk menjalankan aktivitas penanaman kelapa sawit di wilayah Kuningan. Tetapi secara meluas dikabupaten Kuningan wilayah timur ,sudah melakukan penanaman, walaupun itu dilahan pribadi, namun secara aturan tidak diizinkan.

“Kami meminta agar perusahaan ini bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Selain merugikan masyarakat, aktivitas yang tidak berizin ini juga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan dan sosial yang lebih luas,” tegas Bupati.

Menurut beberapa pendapat dalam rapat kajian, untuk Penanaman pohon sawit , memiliki berbagai dampak lingkungan, terutama jika dilakukan tanpa perencanaan yang baik dan tanpa memperhatikan aspek keberlanjutan diantaranya,

oplus_0

Deforestasi dan Hilangnya Keanekaragaman Hayati, terjadinya Degradasi Tanah yang dapat menyebabkan erosi tanah, terutama jika dilakukan di daerah berbukit atau lereng, Pencemaran Air dan Sumber Daya Air, dan Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca, maupun Konflik Sosial dan Kerusakan Ekosistem Lokal

Saat ini, pemerintah Kabupaten Kuningan telah meminta perusahaan tersebut menghentikan sementara distribusi bibit dan kegiatan penanaman kelapa sawit hingga seluruh perizinan yang diperlukan terpenuhi.

Selain itu, pemerintah daerah telah mengambil langkah tegas dengan menyegel 3.000 bibit sawit siap tanam yang ditemukan di Desa Dukuhbadag, Kecamatan Cibingbin, karena aktivitas tersebut dilakukan tanpa izin resmi.

Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa aktivitas perkebunan di Kuningan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak mengancam keseimbangan ekosistem serta ketahanan pangan daerah. ( Sep )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20260222 Wa0031

    Gerakan Pangan Murah Ramadan 2026 Digelar di 15 Kecamatan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan – Menyambut bulan suci Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan di 15 kecamatan. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Kegiatan yang dilaksanakan mulai 23 Februari hingga 11 Maret 2026 ini diinisiasi oleh […]

  • TP PKK Prov Jabar Kunjungi Arunika

    TP PKK Prov Jabar Kunjungi Arunika Wisata Unggulan Kuningan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com.- Usai menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Kuningan, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP., M.H.Kes., melakukan kunjungan istimewa ke destinasi wisata Joglo Arunika, Palutungan, Jumat (2/5/2025). Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., serta Kabid Pemasaran Disporapar Kuningan, Ahmad Jajuli,S.Kom.M.Si […]

  • Menapak Jejak Patapan, Pembangunan Masjid Baru Membuka Kembali Kisah Sejarah

    Menapak Jejak Patapan, Pembangunan Masjid Baru Membuka Kembali Kisah Sejarah

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 1Komentar

    membangun ruang ibadah, merawat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

  • Mang Ewo

    F-TEKAD: Kuningan Butuh Pemimpin yang Tepat Sekaligus Dekat, Bukan Sekadar Isu “Orang Dekat”

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan – Menyikapi pemberitaan di sejumlah media online mengenai “Pengganti Kadisdik Harus Orang yang Tepat, Bukan Orang yang Dekat”, Forum Telaah Kebijakan Daerah (F-TEKAD) Kabupaten Kuningan menyampaikan pandangan yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi dan kedekatan moral dalam penentuan pejabat strategis di daerah. Ketua F-TEKAD, Mang Ewo, menegaskan bahwa penempatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dunia Musik Berduka Titiek Puspa Meninggal Di Usia 87 Tahun jelajahtvnews.com,- Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Penyanyi legendaris dan maestro seni Tanah Air, Titiek Puspa, meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. Almarhumah wafat pada usia 87 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat pendarahan otak. […]

  • Camat Maleber H. Diding Wahyudin S.pd

    Camat Maleber Genjot “Kampung Unggulan”, Dorong Ekonomi Desa dan Pengelolaan Sampah Profesional

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Pemerintah Kecamatan Maleber terus bergerak memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal desa. Camat Maleber, H. Diding Wahyudin, S.Pd., M.Si., menegaskan komitmennya dalam mendorong setiap desa memiliki identitas ekonomi melalui program “Kampung Unggulan”. Hal ini disampaikan Camat, usai menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas camat sekaligus pelepasan camat purna bakti di Saung Karuhun, Rabu (22/4/2026). Dalam keterangannya, […]

expand_less