17 Agustus 2026
Semangat HUT ke-81 RI, Feri Apek Dorong Pemuda Kuningan Jadi Bagian dari Solusi4
- 0Komentar
“Bukan sekadar kain yang turun dari tiang, tetapi sebuah amanah yang kembali dititipkan kepada generasi penerus.”
“Bukan sekadar kain yang turun dari tiang, tetapi sebuah amanah yang kembali dititipkan kepada generasi penerus.”
“Penghargaan ini bukan titik akhir, tetapi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan kinerja, pelayanan, keamanan, inovasi, dan tata kelola yang semakin baik.” — H. Dodo Warda, Direktur Utama Bank Kuningan.
«“Pemuda Kuningan tidak boleh lagi menjadi penonton. Ini adalah ruang kolaborasi terbuka untuk menghasilkan aksi konkret yang berdampak pada kompetensi dan ekonomi pemuda daerah.”
— Dandy Muamar Qadafy»
“Kita bukan musuh, kita adalah sahabat. Stop bullying, karena setiap anak berhak tumbuh, bermimpi dan meraih masa depan tanpa rasa takut.”
«“Jangan selalu berpikir di mana nanti saya akan bekerja atau mencari pekerjaan. Sesekali ubahlah mindset menjadi pekerjaan apa yang akan saya ciptakan dan berapa orang yang akan saya ajak tumbuh bersama.”»
«“Satukan suara! Satukan langkah! Selamatkan anak-anak Indonesia! Stop Bullying, Stop Perundungan, Selamatkan Masa Depan Generasi Nusantara!”»
“Bukan sekadar kain yang turun dari tiang, tetapi sebuah amanah yang kembali dititipkan kepada generasi penerus.”
“Bukan sekadar kain yang turun dari tiang, tetapi sebuah amanah yang kembali dititipkan kepada generasi penerus.”
“Ukuran paling jujur dari pembangunan bukanlah seberapa tinggi bangunan yang kita dirikan, ukuran pembangunan adalah seberapa tinggi kehidupan masyarakat dapat kita angkat.”
“Penghargaan ini bukan titik akhir, tetapi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan kinerja, pelayanan, keamanan, inovasi, dan tata kelola yang semakin baik.” — H. Dodo Warda, Direktur Utama Bank Kuningan.
KUNINGAN — Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai menapaki langkah baru menuju penguatan kemandirian pangan melalui pengembangan komoditas bawang putih. Tak sekadar mengejar luas tanam, pemerintah daerah memilih membangun fondasi dari skala kecil, menguji model budidaya, mengukur produktivitas, menghitung keekonomian, kemudian mengembangkannya secara bertahap. Langkah awal tersebut ditandai dengan rencana pengembangan 0,2 hektare demplot bawang putih […]


