Breaking News
light_mode
Beranda » Sejarah » Kisah Karet Gelang dan Merah Putih Di lapang Pendopo Kuningan

Kisah Karet Gelang dan Merah Putih Di lapang Pendopo Kuningan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
  • comment 0 komentar

jelajhtvnews.com,- Pagi itu, udara terasa lebih khidmat dari biasanya. Langit Kuningan membiru pucat, seolah turut menunduk menyambut upacara sakral: Hari Kesaktian Pancasila. Di pendopo agung yang megah namun sederhana, seluruh petugas dan pasukan upacara telah bersiaga. Barisan para pejabat tinggi berdiri tegap menghadap tiang bendera. Wajah mereka menyatu dalam satu irama: hormat dan hening untuk negeri.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Aku, si juru kamera yang hanya bertugas membidik peristiwa, berdiri di sisi lapangan. Lensa kameraku menjadi mata kedua, menangkap setiap detik peristiwa bersejarah itu.

Tiba-tiba, suara hentakan sepatu paskibra membelah keheningan pagi. Derap langkah mereka tegas, bergema mantap di atas tanah. Mereka melangkah seakan tak hanya membawa bendera, tapi juga kehormatan bangsa. Dan ketika langkah mereka berhenti tepat di depan tiang bendera, semua mata terpaku.

Komandan upacara berseru lantang, “Hormat… bendera!”

Namun tepat saat aba-aba itu menggema, suara kecil yang tak diinginkan terdengar—cekrek—tali tiang bendera terputus. Keheningan pun berubah menjadi kepanikan yang tertahan. Pasukan pengibar refleks membalik badan. Beberapa petugas buru-buru menghampiri, mencari cara memperbaiki. Waktu seolah berhenti. Di hari yang sakral ini, Sang Saka tak bisa berkibar.

Aku tak kuasa hanya berdiri diam. Kamera kuletakkan. Aku berlari ke arah tiang. Para petugas kebingungan mencari pengganti tali atau alat penyambung. Tak ada yang cukup kuat atau lentur.

Lalu aku tersadar. Di pergelangan rambutku, ada seutas karet gelang yang sejak pagi kugunakan untuk mengikat rambut. Tanpa pikir panjang, aku melepaskannya dan menyerahkannya pada salah satu petugas. Mereka tertegun, tapi langsung mengikatkan karet itu ke ujung tali bendera.

Beberapa detik yang terasa seperti seabad.

Dan akhirnya—perlahan namun pasti—bendera merah putih itu naik. Berkibar. Megah. Lembut namun gagah, melambai-lambai di langit Kuningan. Semua pasang mata kembali menatapnya dengan haru.

Di tengah lautan hormat dan tegap, hanya aku yang berdiri sedikit membungkuk, menahan senyum. Bukan soal karet gelang itu, tapi karena hari ini, aku merasa menjadi bagian kecil dari sesuatu yang besar. ( Sep Rhdt ).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabid Olah Raga Disporapar Kuningan Siswoyo

    Perkuat Pembinaan Olahraga, Siswoyo Fokus Prestasi Atlet dan Kesehatan

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jelajahtvnews com,- Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan terus memperkuat pembinaan olahraga, baik dari sisi prestasi maupun kemasyarakatan. Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Kuningan, Siswoyo yangbbiasa akrab Dipanggil Boyo, menegaskan, bahwa dunia olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan daerah, tidak hanya melalui prestasi atlet, tetapi juga melalui pembudayaan olahraga di tengah masyarakat. […]

  • Kadinsos Kuningan Respon Cepat Tangani Masalah Anak Yatim Dari Lampung

    Kadinsos Kuningan Respon Cepat Tangani Masalah Anak Yatim Dari Lampung

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan, 4 Mei 2025 — Suasana haru menyelimuti ruang pelayanan Dinas Sosial Kabupaten Kuningan saat seorang gadis remaja bernama Rara Baras Patih (16 tahun) tiba dalam kondisi kebingungan dan penuh harap. Gadis asal Kota Baturaja, Bandar Lampung ini datang ke Polsek Cigugur pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, diantar oleh warga Desa Gunung keping […]

  • Universary Ke 4

    Tiga Tahun GDOC: Bupati Dian Apresiasi Semangat dan Kepedulian Driver Online sebagai Pahlawan Ekonomi Lokal

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai perayaan Anniversary ke-3 Komunitas Gabungan Driver Online Ciayumajakuning (GDOC) yang digelar di Andis Caffe & Resto, Senin (3/11/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si bersama Wakil Bupati, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas yang menjadi garda depan transportasi digital di daerah. Dalam […]

  • Img20250828090008

    Sunatan Massal Sambut Hari Jadi Kuningan ke-527, Ratusan Anak Kurang Mampu Terbantu

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    Kuningan, 28 Agustus 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Kuningan yang ke-527, Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan sunatan massal yang melibatkan ratusan anak-anak dari keluarga tidak mampu dan yatim piatu, yang berasal dari berbagai wilayah di Kuningan. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Kegiatan sosial ini mendapat dukungan penuh […]

  • Ustad.dadan Rohmatun Lc.ketua Pd.muhamadiyah

    Hikmah di Balik Musibah Ketika Alam Mengingatkan, Manusia Seharusnya Mendengar

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Musibah yang menimpa masyarakat di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh kembali menampar kesadaran kolektif bangsa. Di tengah dunia yang seolah bergerak tanpa jeda, bencana menghadirkan hentakan yang memaksa manusia berhenti sejenak, menata ulang cara pandang, dan merenungkan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dalam tradisi keimanan, setiap peristiwa di alam semesta bukanlah kejadian acak. […]

  • Tangis Gunung  dan Lafadz Allah di Dasar Kawah Ciremai

    Tangis Gunung dan Lafadz Allah di Dasar Kawah Ciremai

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    jekajahtvnews.com,- Fenomena langka kembali menyita perhatian sebagian masyarakat Kuningan dan pencinta alam: munculnya lafadz “Allah” di dasar Kawah Gunung Ciremai. Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe! Foto-foto yang beredar luas di media sosial sejak awal Mei ini memicu decak kagum sekaligus perenungan, terutama bagi mereka yang percaya bahwa alam memiliki cara […]

expand_less