“Ekrap Saba Lembur” Menyapa Sayana: Langkah Awal Menuju Desa Kreatif dan Mandiri
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 8 Agu 2025
- comment 0 komentar

Img 20250808 Wa0032
JALAKSANA, KUNINGAN – Suasana semangat dan kebersamaan begitu terasa di Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana, saat Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan menggelar program perdana “Ekrap Saba Lembur”, Jumat, 8 Agustus 2025.

Dengan iringan musik tradisional yang mengalun merdu, acara dibuka secara hangat melalui lomba mewarnai untuk anak-anak PAUD dan TK — sebagai simbol kreativitas sejak dini. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kadisporapar Kuningan, Asep Budi Setiawan, Kabid Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata, Diding Fajarudin, Ketua Ekrap Kuningan, Mojang Jajaka, Kepala Desa Sayana, Ketua BPD, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kadisporapar menyampaikan bahwa Ekrap Saba Lembur adalah media silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat desa, serta upaya konkret dalam menggali dan menginventarisasi potensi lokal. “Kalau potensi sudah terpetakan dengan baik, maka langkah pengembangannya akan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya penuh semangat.

Kabid Ekraf dan IP, Dading Fajarudin, juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan warga Desa Sayana atas sambutan hangatnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas acara, tetapi sebuah misi penting untuk promosi, inovasi, dan edukasi. “Ekrap Saba Lembur adalah jembatan menuju desa kreatif yang mampu bersaing melalui kekuatan lokalnya,”
Dan ini merupakan sebuah inovasi baru , dalam kegiatan bidang Ekrap , alhamdulilah kita saat ini dalam situasi seperti ini , masih bisa menyelenggarakan kegiatan meski non APBD, Yang terpenting Kita punya semangat untuk berinovasi dan memajukan Kuningan .tuturnya.
Kepala Desa Sayana, Supriyadi, merasa bangga desanya menjadi titik awal program ini. Ia menyebut bahwa Sayana menyimpan potensi luar biasa — dari sumber mata air, hutan kota, hingga produk lokal yang bisa menjadi kekuatan ekonomi. “Ini saatnya desa kami naik kelas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua BPD, Syarifudin, menyatakan bahwa kegiatan ini meskipun sederhana, membawa dampak besar. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kehadiran Disporapar. Semoga potensi desa kami bisa dikembangkan lebih maksimal ke depan.”
Dengan mengusung misi: “Tidak perlu menunggu hebat untuk memulai, mulailah untuk menjadi hebat,” Ekrap Saba Lembur hadir sebagai pemantik semangat masyarakat desa untuk bangkit, berkarya, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah melalui potensi lokal. ( SEP )
- Penulis: Admin








