Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Memandang Potensi Panas Bumi Kuningan dari Perspektif Geologi

Memandang Potensi Panas Bumi Kuningan dari Perspektif Geologi

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Oleh: Dr. Jumhari, S.T., M.T.

Kekayaan alam merupakan anugerah Tuhan yang memiliki nilai penting bagi kehidupan. Karena itu, setiap potensi yang tersimpan di dalam bumi perlu dipahami, dikaji, dan dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab demi memberikan manfaat bagi masyarakat serta tetap menjaga keseimbangan lingkungan.

Dalam perspektif geologi, Kabupaten Kuningan memiliki sejumlah karakteristik yang dinilai mendukung untuk pengembangan potensi panas bumi.

Dr. Jumhari, S.T., M.T., ahli geologi, memandang kondisi geologi Kuningan sebagai salah satu modal alam yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. Menurut perspektif tersebut, pemanfaatan potensi yang berada di dalam perut bumi dapat menjadi bagian dari upaya mencari sumber energi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari sisi litologi, keberadaan batuan seperti breksi dan andesit menjadi bagian dari karakteristik geologi yang dapat mendukung kajian terhadap suatu kawasan panas bumi. Sementara dari aspek geomorfologi, kondisi wilayah yang memiliki area relatif datar hingga bergelombang juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam perencanaan.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah kondisi struktur geologi. Kajian mengenai struktur dan keberadaan sesar menjadi bagian penting untuk memastikan suatu lokasi dapat dipahami secara komprehensif dari sisi keamanan dan kelayakan teknis.

Ketersediaan air juga menjadi faktor pendukung. Tingginya curah hujan di sejumlah wilayah Kuningan menjadi salah satu kondisi alam yang dapat diperhitungkan dalam kajian sistem panas bumi.

Dari sisi ekonomi, potensi panas bumi tentu perlu dihitung secara menyeluruh, mulai dari potensi produksi, biaya pembangunan, keberlanjutan operasi hingga manfaat ekonomi yang dapat diterima masyarakat.

Sementara dari sisi ekologis, pemilihan lokasi menjadi bagian yang sangat penting. Pengembangan idealnya mempertimbangkan tata ruang serta menghindari kawasan konservasi dan wilayah yang memiliki fungsi ekologis penting.

Pada akhirnya, pembahasan mengenai panas bumi bukan hanya berbicara tentang energi. Di dalamnya terdapat persoalan geologi, ekonomi, tata ruang, lingkungan, sosial, serta keberlanjutan.

Karena itu, setiap potensi alam perlu ditempatkan dalam kajian yang menyeluruh dan berbasis data. Alam memberikan sumber daya, sementara manusia memiliki tanggung jawab untuk mengelolanya secara bijaksana.

Kuningan memiliki potensi alam yang patut dikaji. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dipahami, dikelola, dan dimanfaatkan dengan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi, kepentingan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Beri Lampu Hijau Revisi RTRW Kuningan, Fondasi Pembangunan 20 Tahun Disiapkan

    Kementerian Beri Lampu Hijau Revisi RTRW Kuningan, Fondasi Pembangunan 20 Tahun Disiapkan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RTRW bukan sekadar dokumen tata ruang, melainkan kompas pembangunan Kabupaten Kuningan selama 20 tahun ke depan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kelestarian lingkungan.” – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.

  • Umr Jabar

    Gubernur Jawa Barat Tetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bandung – Gubernur Jawa Barat resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026. Penetapan UMK ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah […]

  • Fery Riskiana

    Tanggapi Isu PHK Massal, Fery Rizkiana Sebut Kuningan Daerah ‘Seksi’ Bagi Investor Baru

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kuningan itu paket lengkap. Jika potensi ini dikemas dengan baik, kita bukan hanya menyerap tenaga kerja, tapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.”

  • Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian

    Perempuan Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan, Kuningan Genjot Pemanfaatan Pekarangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Perempuan memegang peran strategis dalam ketahanan pangan, dari konsumsi hingga ekonomi keluarga.”

  • Img 20250813 124136

    Bapenda Kuningan Dorong Kesadaran Pajak Lewat Sosialisasi di TMMD ke-125

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Skala Nasional ke-125 Kodim 0615/Kuningan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuningan mengadakan sosialisasi terkait pengelolaan dan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Sindang Jawa, Kecamatan Kadugede, pada Selasa (12/8/2025). Turut hadir Danramil […]

  • Bupati Kuningan Dan Jajaran Baznas Kuningan

    BAZNAS Kuningan Salurkan 5,7 Miliar ZIS kepada 5.267 Mustahik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan resmi menyalurkan Rp5,7 miliar dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada 5.267 mustahik dalam kegiatan Penyaluran ZIS Periode November 2024–Oktober 2025 yang digelar di Teras Pendopo, Kamis (11/12/2025). Penyaluran tahun ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap tata kelola ZIS sekaligus komitmen pemerintah […]

expand_less