Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » GERTAKK Soroti SPPG Karangmangu 2, Kepala Dapur Diduga Mangkir

GERTAKK Soroti SPPG Karangmangu 2, Kepala Dapur Diduga Mangkir

  • account_circle jelajahtv news
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan kembali mendapat sorotan. Kali ini, Presidium Gerakan Tangkap Koruptor Kuningan (GERTAKK), Nurdiansyah Rifatullah, mempertanyakan tata kelola dan efektivitas pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangmangu 2, Kecamatan Kramatmulya.

Sorotan tersebut berkaitan dengan dugaan ketidakhadiran Kepala SPPG Karangmangu 2 selama hampir satu bulan. Informasi tersebut disampaikan Nurdiansyah pada Rabu (4/11/2026).

Menurut Nurdiansyah, meskipun kepala SPPG yang menjadi penanggung jawab operasional diduga tidak hadir di lokasi tugas, aktivitas produksi dan pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat dilaporkan tetap berjalan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan, pertanggungjawaban administrasi, serta kepastian pelaksanaan standar operasional program MBG di dapur tersebut.

Nurdiansyah menilai, kepala SPPG memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan seluruh kegiatan pelayanan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pengawasan operasional, verifikasi menu dan kualitas gizi, hingga administrasi serta pelaporan penggunaan anggaran.

Karena itu, dugaan ketidakhadiran penanggung jawab utama selama hampir satu bulan perlu segera diklarifikasi oleh pihak terkait.

“Bagaimana mungkin dapur yang mengelola anggaran negara dan menyediakan makanan untuk ribuan anak sekolah tetap beroperasi tanpa kejelasan pengawasan dan pertanggungjawaban dari penanggung jawab utamanya?” ujar Nurdin.

Selain persoalan kepala SPPG, GERTAKK juga mempertanyakan fungsi pengawasan Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Nurdiansyah, kedua unsur tersebut memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan program MBG di lapangan berjalan sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku.

Ia menilai, apabila dugaan ketidakhadiran kepala SPPG berlangsung hingga berminggu-minggu, semestinya terdapat mekanisme pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara cepat.

GERTAKK juga mempertanyakan sikap mitra penyelenggara atau pengelola lokasi dapur yang dinilai perlu ikut memastikan keberlangsungan operasional berjalan sesuai standar dan ketentuan.

Bagi GERTAKK, keberlangsungan produksi makanan tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan program. Aspek kepemimpinan, pengawasan, keamanan pangan, kualitas gizi, serta akuntabilitas keuangan juga harus menjadi perhatian utama.

Lebih lanjut, Nurdiansyah menekankan pentingnya memastikan setiap proses administrasi dan pelaporan penggunaan dana operasional memiliki penanggung jawab yang jelas.

Menurutnya, sistem pengawasan kehadiran, validasi laporan harian, serta mekanisme pertanggungjawaban keuangan harus berjalan sebagaimana mestinya.

Jika benar terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan tugas maupun administrasi, BGN perlu melakukan pemeriksaan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

GERTAKK berpandangan bahwa pengawasan tidak cukup dilakukan melalui laporan administratif, tetapi juga membutuhkan verifikasi langsung di lapangan.

Atas persoalan tersebut, GERTAKK mendorong Satgas MBG, Inspektorat BGN, serta instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap operasional SPPG Karangmangu 2.

Pemeriksaan diharapkan dapat menjawab sejumlah pertanyaan, mulai dari kebenaran informasi ketidakhadiran kepala SPPG, mekanisme pengawasan Korcam dan Korwil, hingga kesesuaian administrasi serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Langkah evaluasi tersebut dinilai penting untuk mencegah persoalan serupa terjadi di SPPG lainnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Oleh karena itu, setiap unsur pelaksana harus mengedepankan profesionalitas, kedisiplinan, transparansi, dan tanggung jawab.

Kritik yang disampaikan GERTAKK diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi BGN agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kuningan semakin baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh klarifikasi resmi dari Kepala SPPG Karangmangu 2, jajaran Korcam, Korwil, maupun mitra penyelenggara terkait dugaan ketidakhadiran tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait demi menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan.

  • Penulis: jelajahtv news

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kuningan Bersama Jajaran Forkopimda

    Jogol Dandim 0615 Kuningan Challenge Vol. 2: Dandim Tegaskan Sportivitas, Disiplin, dan Mental Juara di Arena Bela Diri

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    KUNINGAN – Semangat sportivitas dan mental juara menggema di GOR Ewangga Kuningan saat Jogol Dandim 0615 Kuningan Challenge Volume 2 resmi dibuka, Sabtu (20/12/2025). Ajang olahraga bela diri ini menjadi panggung pembinaan generasi muda sekaligus bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Korem 063 Sunan Gunungjati dan Kodim 0615 Kuningan. Komandan Kodim 0615 Kuningan, Letkol Arh […]

  • Img 20260124 Wa0128

    Pohon Tumbang di Cilowa Kramatmulya Damkar Kuningan Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan kembali menyebabkan insiden pohon tumbang. Kali ini, sebuah pohon mangga setinggi sekitar tujuh meter tumbang dan menimpa kabel listrik di RT 016 RW 004 Dusun Pahing, Desa Cilowa, Kecamatan Kramatmulya, pada Sabtu (24/1/2026). Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga setempat, Ibu Rini Erni, kepada UPT […]

  • Kibarkan Sangsaka Merah Putih Di Hari Santri

    Hari Santri : Bupati Kuningan Hadirkan Beasiswa dan Harapan Baru untuk Pesantren

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Pagi itu, halaman Setda Kabupaten Kuningan berselimutkan nuansa religi. Sarung berkibar lembut di antara hembusan angin pegunungan, dan deretan peci hitam menunduk khidmat. Rabu, 22 Oktober 2025 — bumi Kuningan kembali menjadi saksi lahirnya semangat para penjaga moral bangsa: para santri. Dalam kesyahduan upacara Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat […]

  • Img 20250917 130210

    Peresmian Masjid Al-Abror dan TK Gema Insani MCI: Wujud Nyata Kepedulian dan Cinta Umat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle sep
    • 0Komentar

    jelajahtvnews.com,- Hari Rabu, 17 September 2025, menjadi hari penuh makna bagi masyarakat Cigugur, Kabupaten Kuningan. Dengan hati yang dipenuhi rasa syukur dan haru, Mualaf Center Indonesia Peduli (MCIP) Kuningan meresmikan Masjid Al-Abror sekaligus Gedung TK Gema Insani MCI. Kedua bangunan ini hadir bukan hanya sebagai sarana fisik, tetapi juga sebagai simbol kepedulian, persaudaraan, serta cinta […]

  • Stop Bullying dari Sekolah hingga Rumah, Ketua  PGRI Kuningan Dukung Film “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”

    Stop Bullying dari Sekolah hingga Rumah, Ketua PGRI Kuningan Dukung Film “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Jelajah TvNews
    • 0Komentar

    KUNINGAN — Di balik layar lebar film “Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu”, terselip sebuah pesan penting tentang masa depan anak-anak Indonesia: perundungan atau bullying bukan sekadar kenakalan biasa, tetapi persoalan serius yang membutuhkan kepedulian dan gerakan bersama. Pesan tersebut mengemuka dalam petikan wawancara bersama Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, H. Suprida, yang didampingi Executive Producer […]

  • Moment Di KRI Dewa Ruci : Jangan Sampai Kompas Pemerintah Kehilangan Arah

    Moment Di KRI Dewa Ruci : Jangan Sampai Kompas Pemerintah Kehilangan Arah

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle jelajahtv news
    • 0Komentar

    Kunjungan ke KRI Dewa Ruci bukan sekadar perjalanan edukatif, tetapi momentum untuk merefleksikan kepemimpinan, transparansi anggaran, dan tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kuningan.

expand_less