Kolaborasi Industri Digenjot, Kuningan Siap Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kadisnakertrans Kuningan
Kuningan — Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan, Dr. Toto Toharudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sinergi kuat antara dunia industri dan tenaga kerja lokal.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Langkah ini diambil untuk memastikan iklim investasi yang nyaman sekaligus meningkatkan serapan tenaga kerja dari masyarakat Kuningan.
Menurutnya, kolaborasi dengan perusahaan terus diperkuat agar kebutuhan tenaga kerja yang spesifik dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia (SDM) lokal. “Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja Kuningan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Jika belum, maka pelatihan akan difasilitasi,” ujarnya.
Dalam upaya tersebut, Disnakertrans juga menggandeng pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas). Kehadiran pihak pusat diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi yang langsung sesuai dengan spesifikasi perusahaan.
Toto mengungkapkan, pada tahun ini kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan baru diperkirakan mencapai 30 ribu orang. Saat ini, pihaknya tengah melakukan verifikasi kebutuhan riil industri agar penyerapan tenaga kerja dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Selain itu, Disnakertrans menargetkan penurunan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kuningan. Dari angka saat ini sekitar 7,5 persen, diharapkan bisa turun menjadi 6,5 persen pada Agustus, dan terus menurun hingga akhir tahun.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Disnakertrans juga akan menggelar job fair sebanyak dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Juni dan menjelang perubahan anggaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi para pencari kerja, khususnya lulusan baru.
Dari pengalaman sebelumnya, jumlah pelamar bisa mencapai puluhan ribu, dengan sekitar 3.500 orang berhasil terserap.
Tak hanya itu, momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) juga akan dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja. Pemerintah daerah bahkan menyiapkan fasilitas seperti transportasi gratis dan konsumsi bagi para buruh sebagai bentuk dukungan dan kehadiran negara.
“May Day kami harapkan menjadi momentum kebangkitan buruh di Kuningan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah daerah optimistis mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
- Penulis: Admin


