Kuningan Pasang Tameng Ganda: Gerdal Hama dan Mitigasi Kekeringan Jaga Produksi Padi
- account_circle Admin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dinas Pertanian
KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan memasang “tameng ganda” untuk menjaga produksi padi di musim kemarau 2026. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, upaya pengendalian hama sekaligus mitigasi kekeringan digencarkan secara terpadu.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Gerakan Pengendalian atau Gerdal hama Penggerek Batang Padi digelar di Poktan Paguyuban II, Desa Sindang, Kecamatan Lebakwangi. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional di 10 provinsi sentra produksi, dengan Jawa Barat dipusatkan di Karawang.
Di Kuningan, pengendalian dilakukan di lahan seluas 20 hektare melalui penyemprotan langsung di lapangan, melibatkan petugas, penyuluh, dan petani setempat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menegaskan bahwa langkah ini penting untuk mencegah kerugian akibat serangan hama sejak dini.
Penggerek batang padi, kata dia, merupakan hama strategis yang dapat merusak tanaman sejak fase awal, menyebabkan gejala sundep hingga beluk yang berujung pada penurunan hasil panen.
Selain ancaman hama, musim kemarau juga menjadi tantangan serius. Suhu tinggi dan keterbatasan air mempercepat perkembangan hama sekaligus melemahkan tanaman.
Karena itu, strategi yang dilakukan tidak hanya pengendalian organisme pengganggu tanaman, tetapi juga mitigasi kekeringan melalui pengaturan pola tanam, efisiensi irigasi, hingga pemanfaatan sumber air alternatif.
Petani pun didorong aktif melakukan pemantauan rutin, deteksi dini, dan pengendalian berbasis data lapangan agar penanganan lebih tepat dan cepat.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah juga menyalurkan bantuan insektisida untuk pengendalian hama di area terdampak.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kuningan dalam menjaga ketahanan pangan, di tengah tantangan perubahan iklim dan risiko kekeringan yang semakin kompleks.
- Penulis: Admin


