PHSN Darma Gelar Ziarah Maqbaroh, Kenang Jasa Ulama
- account_circle jelajahtv news
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_16908288
DARMA,- Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (PHSN) Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, menggelar ziarah maqbaroh ke empat lokasi makam tokoh agama dan sesepuh penyebar dakwah Islam, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus momentum mengenang jasa ulama dan meneladani perjuangan mereka dalam membina umat.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti puluhan peserta dari unsur Pemerintah Kecamatan Darma, Kantor Urusan Agama (KUA), pimpinan pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Ketua PHSN Kecamatan Darma, Enda Suhenda, M.Pd., mengatakan ziarah maqbaroh merupakan upaya melestarikan tradisi keagamaan sekaligus mewariskan nilai-nilai perjuangan para ulama kepada generasi penerus.
“Melalui ziarah maqbaroh ini, kita tidak hanya mendoakan para sesepuh dan pejuang dakwah Islam di Kecamatan Darma, tetapi juga mengambil hikmah serta meneladani kegigihan perjuangan mereka dalam membina umat dan menjaga benteng keislaman,” ungkapnya.
Menurut Enda, peringatan Hari Santri harus menjadi pengingat bahwa perjuangan ulama dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat perlu dilanjutkan melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada umat.
Camat Darma Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama
Camat Darma, Denny Rosmayadi, S.STP., M.Si., mendukung pelaksanaan ziarah maqbaroh sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat penghormatan kepada para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia menegaskan, Hari Santri tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum meneruskan nilai keikhlasan, perjuangan, dan pengabdian para ulama dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat perjuangan para ulama dan santri perlu terus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara pemerintah, ulama, pondok pesantren, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kerukunan serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius,” ucap Denny.
Ia berharap semangat Hari Santri dapat memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta nilai-nilai keagamaan di Kecamatan Darma.
Kepala KUA Darma Tekankan Keteladanan Ulama
Kepala KUA Kecamatan Darma, H. Sumarna, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa ziarah maqbaroh menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama dan sesepuh yang berperan dalam menyebarkan dakwah Islam serta membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya mewariskan keteladanan para ulama kepada generasi muda, khususnya dalam aspek keilmuan, akhlak, keikhlasan, dan kepedulian sosial.
“Ziarah maqbaroh ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menghormati jasa para ulama dan meneladani perjuangan mereka dalam membina umat. Semangat Hari Santri hendaknya diwujudkan melalui peningkatan ilmu pengetahuan, penguatan akhlakul karimah, serta pengabdian yang tulus kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” demikian disampaikan Kepala KUA Darma.
Sumarna berharap peringatan Hari Santri Nasional mampu memperkuat peran pondok pesantren, santri, penyuluh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah, serta membangun kehidupan yang damai dan harmonis.
Ziarah ke Empat Lokasi Maqbaroh
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta mengunjungi empat lokasi utama, yakni Maqbaroh Syech Sapu Jagat, Maqbaroh Kopeng, Maqbaroh Pasir Jati, dan Maqbaroh Darma Loka.
Di setiap lokasi, peserta mengikuti rangkaian tahlil dan doa bersama dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh agama dan sesepuh yang telah berkontribusi dalam penyebaran dakwah Islam serta pembinaan masyarakat di Kecamatan Darma.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Darma, Camat Darma Denny Rosmayadi, S.STP., M.Si., Kepala KUA Darma H. Sumarna, S.H.I., M.H., Ketua MUI, jajaran MWC NU beserta badan otonomnya, Fatayat NU, Muslimat NU, BKMM, UPZ, DMI, IPHI, pimpinan pondok pesantren, serta para kepala desa se-Kecamatan Darma.
Melalui ziarah maqbaroh ini, PHSN Kecamatan Darma berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 tidak hanya memperkuat semangat keagamaan, tetapi juga menjaga tradisi keilmuan Islam dan menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk meneruskan perjuangan para ulama.
Lebih dari sekadar mengenang masa lalu, ziarah ini menjadi pengingat bahwa warisan perjuangan para pendahulu harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pendidikan, dakwah, akhlak mulia, dan pengabdian kepada masyarakat demi menjaga persatuan bangsa.
- Penulis: jelajahtv news

Saat ini belum ada komentar