Serangan Hama Meningkat, Pemkab Kuningan Salurkan 50 Hand Sprayer untuk Amankan Produksi Pangan 2026
- account_circle Admin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Diskatan Kabupaten Kuningan
KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan mempercepat langkah pengendalian serangan hama dan penyakit tanaman dengan menyalurkan 50 unit hand sprayer elektrik kepada kelompok tani. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya intensitas organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang berpotensi mengancam produksi pangan daerah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Alsintan Pra Panen, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP). Sebanyak 50 unit alat disalurkan kepada 25 kelompok tani di 20 kecamatan, masing-masing kelompok menerima dua unit.
Penyerahan dilakukan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan pada akhir April 2026.
Hand sprayer elektrik dinilai memiliki peran strategis dalam kegiatan budidaya. Alat ini membantu petani dalam proses penyemprotan pestisida, herbisida, maupun pupuk cair secara lebih efisien, merata, dan tepat sasaran. Penggunaan teknologi ini juga mampu menghemat tenaga kerja serta mempercepat proses pengendalian di lapangan.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan peningkatan serangan hama.
Ia menilai, sektor pertanian harus terus bertransformasi menuju sistem yang lebih modern dan adaptif agar mampu menjawab dinamika global yang semakin kompleks.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menyebutkan bahwa sejumlah wilayah sentra produksi saat ini mengalami peningkatan serangan hama yang cukup signifikan. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah cepat dan tepat melalui dukungan sarana produksi yang memadai.
Menurutnya, keberadaan hand sprayer menjadi kunci dalam percepatan pengendalian OPT, terutama untuk memastikan tindakan penyemprotan dapat dilakukan tepat waktu dan efektif, sehingga risiko kehilangan hasil panen dapat ditekan.
Selain penyaluran alat, pemerintah daerah juga terus memperkuat pendampingan melalui penyuluh pertanian serta mendorong penerapan pengendalian hama terpadu di tingkat petani. Penggunaan alat secara kolektif oleh kelompok tani juga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan manfaat bantuan tersebut.
Melalui program ini, Pemkab Kuningan menegaskan komitmennya dalam menjaga produktivitas sektor pertanian, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta memperkuat posisi daerah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.
- Penulis: Admin


